Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Januari 2019 | 07.42 WIB

Diperiksa Polisi, Pesinetron Riri Banyak Mengelak

Pesinetron Riri Febrianti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur terkait pemeriksaan - Image

Pesinetron Riri Febrianti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur terkait pemeriksaan

JawaPos.com - Pesinetron Riri Febrianti akhirnya selesai menjalani pemeriksaan di Cyber Crime Polda Jawa Timur pukul 21.40 WIB, Selasa (29/1). Sejak masuk ke ruang Cyber Crime pukul 11.00 WIB, penyidik memberondongnya dengan 15 pertanyaan.


Selama 8 jam lebih pemeriksaan, Riri memang cukup kooperatif. Namun, menurut sumber JawaPos.com dari kepolisian, Riri terlalu banyak berkilah dan mengelak.


Riri sempat mengelak saat penyidik melontarkan beberapa pertanyaan terkait kasus prostitusi online yang mencatut namanya. Salah satunya, saat penyidik menanyakan apakah Riri pernah bepergian ke Singapura.


Riri sempat menjawab tidak. Namun, Riri tak dapat berkutik saat penyidik menunjukkan bukti berupa data digital forensik. Riri akhirnya mengakui jika dirinya pernah bepergian ke Singapura.


"Dia anaknya tengil. Banyak bohongnya. Istilah bahasa Jawanya, mayak. Tapi, digital forensik nggak bisa dibohongin," kata penyidik di Mapolda Jawa Timur, Selasa (29/1).


Kuasa Hukum Riri, Reinhard Naiggolan mengatakan, Riri telah menjalani pemeriksaan dengan kooperatif. Polisi telah meminta dan memasukkan keterangan kliennya ke BAP.


"Sudah selesai BAP-nya. Sekitar 9 jam (diperiksa). Cukup lancar. Kami berusaha kooperatif. Cyber Crime sudah sangat baik menyambut kami semua. Sejauh ini lancar dan nggak ada masalah," kata Reinhard.


Ditanya apa saja pertanyaan yang berikan penyidik, Reinhard tidak menjelaskan. Dia menganggap bahwa hal itu adalah privasi kliennya.


Dirinya beralasan tidak dapat menjelaskan apa saja yang ditanyakan penyidik. "Klien kami juga sudah lelah. Jadi, saya kira, cukuplah. Status klien kami juga masih saksi," katanya.


Tak hanya pesinetron kelahiran Bandung itu, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap Jessie Amalia. Jessie datang ke Polda Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB.


Namun, hanya berselang 2 jam kemudian, Jessie keluar dari ruang penyidik. Menurut sumber JawaPos.com, Jessie mendatangi Polda Jawa Timur bukan dalam rangka menjalani pemeriksaan.


Janda anak satu itu hanya datang untuk menjenguk salah satu mucikari bernama Tantri. Meski, namanya juga tercatut dalam kasus prostitusi online itu.


Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore