
Pemerintah daerah harus terus gencar mempromosikan sentra-sentra kuliner. Ini harus dilakukan supaya masyarakat tahu, kalau mereka mau wisata kuliner tertentu harus ke mana
JawaPos.com - Kebersihan, kualitas makanan hingga promosi memegang peranan penting dalam mengembangkan wisata kuliner di daerah. Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, perlu sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk membangun ekosistem.
Pemerintah daerah harus terus gencar mempromosikan sentra-sentra kuliner. Ini harus dilakukan supaya masyarakat tahu, kalau mereka mau wisata kuliner tertentu harus ke mana.
"Ini ekosistem yang harus disatukan. Kepala daerah harus berperan. Kemudian pedagangnya mengelola tempat kuliner," kata Hary, Jumat (29/3).
Ia menjelaskan, pelaku usaha harus bisa mengelola tempat kuliner dengan baik. Menjaga kebersihan menjadi keharusan agar masyarakat mau datang dan merasa nyaman.
"Pastikan tempatnya rapi, enak buat tempat orang kumpul, ngobrol," ungkap pria yang juga Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia itu.
Menurutnya, kualitas makanan yang dijual tak kalah penting. Meski harganya lebih tinggi dibandingkan tempat lain, masyarakat diyakini tetap akan datang kalau makanannya berkualitas dan tempatnya terkelola dengan baik.
Adapun, pemerintah daerah, lanjut Hary, perlu memberikan dukungan dalam bentuk promosi. Selain itu, memetakan masing-masing spot kuliner, sehingga masyarakat tahu harus kemana saat ingin makan menu tertentu.
"Pemerintah daerah harus mempromosikan ada tempat kuliner seperti ini di sini, yang jenis lain lagi di tempat lain lagi. Supaya masyarakat tahu kalau mereka mau kuliner tertentu mereka tahu harus kemana," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
