
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sudah menyusun agenda untuk merayakan malam pergantian tahun. Yakni, Doa dan Zikir Akbar yang rencananya melibatkan 5 ribu warga.
Acara akan dipusatkan Kawasan Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (31/12). Pelaksanaannya mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WITA.
"Awalnya kami zikir dulu. Mau hujan atau tidak hujan, tetap kami laksanakan. Kalau hujan, kami masuk di bawah tribun," kata Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Kamis (27/12).
Acara juga akan diselingi dengan peluncuran Festival 8 yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Adalah fashion, film, food & fruit, folk, flora dan fauna, fine arts, fusion music, fiction writers dan font.
"Itu menyusul kami launching ke publik karena masuk dalam agenda nasional top 10. Kami harus merespon itu. Jangan sampai kami terlambat nanti," terang pejabat yang akrab disapa Danny Pomanto itu.
Agenda selanjutnya adalah detik-detik peringatan pergantian tahun. Danny Pomanto akan memberikan sedikit pengantar berupa imbauan kepada seluruh masyarakat Makassar.
Kemudian memasuki 1 Januari 2019, akan dilaksanakan salat subuh berjamaah. "Terbuka untuk masyarakat, terlibat semua. Kami bantu mendoakan untuk seluruh korban bencana. Tiap tahun kami seperti itu," pungkas Danny.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022