
Suasana Jam Gadang Bukittinggi, Jumat (30/6). (Dedi Yondra/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Turis Tiongkok yang berwisata ke Sumatera Barat (Sumbar) mendapat respons negatif dari masyarakat setempat. Pasalnya, negara asal turis itu tengah dilanda wabah virus korona. Publik khawatir mereka terpapar virus bernama 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) itu.
Parahnya lagi, kedatangan para turis tersebut pada Minggu (26/1) disambut pula Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman Rizal pun angkat bicara terkait reaksi publik terkait kehadiran turis asal Kota Kunming tersebut di Ranah Minang. Jasman mengklaim kedatangan turis Tiongkok itu merupakan bagian dari program pemerintah pusat.
"Pemprov Sumbar membantu memfasilitasi kedatangan tamu tersebut," ujar Jasman dalam keterangan persnya, Senin (27/1).
Lebih jauh mantan kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Solok itu mengaku, terkait sambutan dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno hanyalah sebuah kebetulan.
"Pesawat pembawa turis dari Tiongkok delay dan bersamaan kedatangannya dengan landingnya Gubernur Sumbar dari Jakarta. Melihat adanya rombongan datang, secara naluriah Gubernur mendatangi mereka dan langsung didaulat untuk memberikan sambutan. Gubernur tidak ada jadwal melakukan penyambutan secara resmi," kata eks kepala Satpol PP Kota Solok itu.
Terkait reaksi masyarakat, kata Jasman, Pemprov Sumbar sangat berterima kasih karena sudah merespons adanya virus korona.
Maka dari itu, untuk gelombang kedatangan turis Tiongkok selanjutnya sudah dibatalkan. Penundaan itu berlaku hingga situasi kondusif. Sedangkan untuk yang sedang berada di Sumbar, agensi tengah mempercepat kunjungan turis Tiongkok tersebut.
Sementara itu, Ketua ASITA Sumbar Ian Hanafiah menyebut, kedatangan wisatawan asal Tiongkok ke Sumbar pada saat merebaknya wabah virus korona adalah musibah. "Musibah bagi pariwisata Sumbar," ujar Ian kepada JawaPos.com, Senin (27/1).
Musibah yang dimaksud, Pemprov Sumbar tengah berupaya menjual sektor pariwisata ke mancanegara. Ketika "jualan" itu mendapat respons, tiba-tiba muncul fenomena virus korona. Virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok.
"Semoga turis Tiongkok itu tidak memberikan citra negatif untuk pariwisata di Sumbar. Kita berharap di lain waktu mereka datang lagi dalam kondisi yang lebih baik," tandas Ian.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
