Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Januari 2019 | 21.44 WIB

Perangi Hoax, Boyke Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Politikus Golkar Boyke Febrian meminta publik bijak dalam menggunakan media sosial. - Image

Politikus Golkar Boyke Febrian meminta publik bijak dalam menggunakan media sosial.

JawaPos.com - Revolusi industri 4.0 menciptakan peradaban baru. Teknologi semakin berkembang beriringan dengan era masyarakat informasi.


Era masyarakat informasi telah melahirkan apa yang disebut new media (media baru/media sosial), yang berkembang dan sangat digandrungi oleh masyarakat.


Dalam perjalanannya, media sosial memberikan dampak positif dan juga dampak negatif. Oleh karenanya, masyarakat dituntut untuk bijaksana dalam menggunakan media sosial ini.


Begitu dikatakan, Politikus Golkar Boyke Mohammad Febrian saat berbincang hangat dengan RMOLJabar (JawaPos Grup), Kamis (24/1).


"Media sosial seperti dua mata pisau. Bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, dan juga digunakan sebagai alat kejahatan," kata Boyke.


Misalnya kata Boyke, penyebaran hoax yang paling cepat masuk ke dalam lapisan masyarakat ialah dengan media sosial. Maka dari itu literasi media harus terus digencarkan oleh pemerintah dalam menanggulangi hoax yang sudah mengakar.


"Masyarakat harus bijaksana dalam menggunakan media sosial. Masyarakat harus tabayun atau kroscek kebenaran informasi di media sosial yang mengindikasikan adanya ujaran kebencian. Sehingga proses-proses pendidikan media kepada masyarakat harus terus di gelorakan," pungkasnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore