Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2020 | 03.05 WIB

Kebakaran Dua Tempat di Makassar, 111 Rumah Terbakar, Satu Orang Tewas

Tim pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Pasar Senggol, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/8) malam. Dokumentasi Idris/Antara - Image

Tim pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Pasar Senggol, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/8) malam. Dokumentasi Idris/Antara

JawaPos.com–Kebakaran hebat terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam 24 jam terakhir di dua lokasi berbeda. Yakni di pasar tradisional dan permukiman padat penduduk di belakang Pasar Pannampu. Seratusan rumah dan kios pedagang di pasar setempat terbakar dan satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Data Dinas Kebakaran Makassar menyebutkan, pasar yang terbakar tersebut adalah pasar tradisional Sambung Jawa dikenal dengan Pasar Senggol dan permukiman di belakang Pasar Pannampu. Musibah itu hanya berselang beberapa jam dan jumlah kerugian total dari dua lokasi sebanyak 111 unit rumah dan kios.

Kebakaran di Pasar Senggol, Jalan Cenderawasih, Lorong 10, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mariso terjadi pada Sabtu (22/8) malam. Kejadian pukul 23.00 Wita. Objek yang terbakar sebanyak 36 rumah dihuni 47 kepala keluarga dengan total 156 jiwa. Jumlah armada pemadam yang diturunkan sebanyak 21 unit dan api berhasil dikuasai pada Minggu (23/8) pukul 01.00 Wita. Satu orang dilaporkan meninggal dunia diketahui bernama Anwar dan dua orang mengalami luka-luka dampak dari kebakaran tersebut.
”Satu orang meninggal dunia karena mengalami sesak napas dan meninggal di Rumah Sakit Bayangkara serta dua orang luka ringan. Korban diduga menghirup asap pekat lalu pingsan saat berusaha menyelamatkan barang-barang,” kata Kepala Bidang Operasi Damkar Makassar Hasanuddin seperti dilansir dari Antara Minggu (23/8).

Dugaan penyebab kebakaran di Pasar Senggol masih dilakukan penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, lokasi kejadian dipasangi garis polisi untuk pengembangan kasus.

Sedangkan peristiwa kebakaran kedua terjadi di belakang Pasar Pannampu, Jalan Indah Raya, Kelurahan Pannampu, RT/RW 5/6, Kecamatan Tallo. Kejadian Minggu, sekitar pukul 05.30 WITA. Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian.

Bripka Aswar Sese, babinkamtibmas Kelurahan Pannampu menyebutkan, hasil assessment sementara dari pihak kelurahan dan kepolisian setempat, terhitung ada 115 unit rumah yang dilalap si jago merah dihuni 125 KK dengan 490 jiwa. ”Kejadian subuh tadi (23/8), di salah satu rumah warga. Informasi diperoleh dari warga ada dua, diduga karena kompor gas ditinggal saat memasak dan korsleting listrik atau arus pendek. Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan polisi,” kata Aswar.

Lurah Kelurahan Pannampu Abdul Muis pun membenarkan dari jumlah 115 rumah yang terdampak kebakaran, sebanyak 75 rumah di antaranya sudah hangus terbakar. Menurut saksi mata, kata dia, sumber api berasal dari salah satu rumah panggung berbahan kayu milik warga diketahui bernama Lina Sangalla. Api kemudian membesar dan menjalar ke beberapa rumah di sampingnya, mengingat permukiman tersebut padat penduduk. ”Data sementara ada 75 rumah terbakar dan 16 rumah rusak parah. Tidak ada korban jiwa, tapi untuk kerugian materiil ditaksir miliaran rupiah,” ujar  Abdul Muis.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=BIOXB7I5tRc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore