
TERUS BERDATANGAN: Warga penasaran dengan pohon menangis milik Mawardi, warga Dusun Krajan, Desa Mojosari, Puger. (Jawa Pos Radar Jember)
JawaPos.com – Kabar viral tentang pohon menangis di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, ternyata membuat sang pemilik, Mawardi, khawatir dan resah. Dikhawatirkan, fenomena tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang mengambil keuntungan. Gara-gara itu pula disepakati, pohon tersebut segera dipotong.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono. Dia menyatakan sudah berkoordinasi dengan pemilik pohon tersebut. Dia menjelaskan, pemilik sudah bersedia memotong pohon akasia yang menjadi daya tarik khusus bagi masyarakat itu.
”Karena mereka (pemilik, Red) khawatir dimanfaatkan oleh orang-orang yang mengambil keuntungan dari pohon yang viral tersebut,” terang Ribut.
Hingga kemarin, kabar heboh soal pohon menangis itu memang masih membuat orang penasaran. Banyak warga terus berdatangan karena ingin membuktikannya. Mereka tak hanya berasal dari sekitar Puger, tapi juga luar kota.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
