
PEMERIKSAAN: Komisioner Bidang Penindakkan Pelanggaran Bawaslu Solo, Poppy Kusuma memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (22/1).
JawaPos.com - Pemilu 2019 telah berlalu. Selang sehari proses pemungutan suara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo belum menerima adanya laporan dugaan kecurangan. Baik terkait dengan dugaan politik uang atau lainnya.
Namun Bawaslu masih memberikan waktu selama tujuh hari kepada pihak-pihak yang mungkin mendapati ada hal-hal yang tidak sesuai dalam pemungutan suara. "Sampai saat ini, kami belum menerima adanya laporan kecurangan atau indikasi politik uang. Kalau laporan soal lain seperti kekurangan surat suara atau tidak ada tinta, sudah bisa diselesaikan," terang Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Solo Poppy Kusuma kepada JawaPos.com, Kamis (18/4).
Meski belum ada laporan masuk terkait penyelenggaraan Pemilu, bukan berarti nantinya tidak ada laporan. Potensi adanya laporan dari pihak-pihak tertentu sangat mungkin terjadi. "Jika ada laporan yang masuk setelah tujuh hari kerja, maka tidak akan kami proses. Kalau potensi adanya laporan tetap ada," kata Poppy.
Bawaslu Solo sendiri masih melakukan pengumpulan data terkait pelaksanaan Pemilu. Sementara saat disinggung mengenai adanya dugaan politik uang yang dilakukan caleg di Laweyam, saat ini Bawaslu tengah melakukan investigasi. "Kami masih melakukan investigasi kasus itu," pungkas Poppy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
