
DIEVAKUASI: Korban Ribut Setiawan dibawa ke RS Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo untuk divisum. (Foto M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
JawaPos.com- Warga Dusun Rawi Barat, Desa Ambal-ambil, Kejayan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan dibuat gempar, Senin (16/9) pagi. Sesosok jenazah lelaki yang diketahui dari tanda pengenalnya bernama Ribut Setiawan, 32, ditemukan di kawasan sekitar hutan jati.
Korban diduga dibunuh lantaran ada bekas luka benda tumpul di badannya. Saat ditemukan, tangannya terikat tali tampar. Sementara kakinya diikat dengan kaus yang dikenakannya.
Tewasnya Ribut Setiawan, 32, masih mengundang tanda tanya besar warga sekitar. Laki-laki yang seharinya marketing diler motor tersebut, diduga dibunuh dengan cara dipukul benda tumpul. Ini ditandai dengan luka di badan korban.
Saat ditemukan, kondisi mayat tertelungkup. Lalu, tubuhnya bertelanjang dada. Hanya menggunakan celana jins dan tanpa alas kaki. Kondisi itu langsung memunculkan dugaan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Apalagi, ada bekas luka benda tumpul di badannya.Selain fotokopi KTP, ada identitas lain milik korban berupa SIM. Di SIM itu, korban tercatat beralamatkan di Putat Jaya, Surabaya.
Namun, dari keluarga korban diketahui, korban adalah warga Prigen. Selama ini korban bekerja sebagai sales motor. “Berdasarkan informasi dari keluarga yang kami dapatkan, korban adalah warga Prigen,” ujar Kapolsek seperti dikutip Jawa Pos Radar Bromo.
Saat identifikasi, polisi juga mendapati luka memar bekas pukulan benda tumpul di punggung korban. Berdasarkan kondisi itu, diduga Ribut adalah korban pembunuhan. “Kuat diduga korban pembunuhan. Tapi, kepastiannya masih menunggu hasil identifikasi,” ujar Kapolsek.
Tubuh korban sendiri sudah kaku saat ditemukan. Kemungkinan korban tewas sejak sehari sebelumnya. “Mulutnya biru dan pecah. Namun, itu dikarenakan tumpuan dengan tanah, mengingat tubuh korban telungkup,” urai Kapolsek.
Saat itu juga korban dibawa ke RS Pusdik Porong Sidoarjo guna divisum untuk kepentingan penyelidikan. “Sementara kami masih akan memeriksa saksi-saksi yang menemukan korban. Lalu juga pihak keluarga,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, jenazah korban ditemukan oleh Ali, 48, warga setempat. Saat itu Ali tengah patroli area di kawasan tambang milik PT Etika yang berupa hutan jati. Sekitar pukul 07.00, Ali berkeliling kawasan hutan jati itu bersama warga lainnya yakni Sugiadi. Nah, saat melintasi kawasan hutan jati, ia melihat sesosok mayat.
Kabar penemuan mayat itu, dengan cepat tersebar ke warga di lingkungan sekitar. Ratusan warga akhirnya berdatangan menuju lokasi yang cukup jauh dari permukiman. Sekitar 1,5 kilometer. Namun, tak seorang warga pun mengenali jasad pria tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
