
Pedagang di Skybridge harus membayar Rp 500 ribu per bulan tahun depan.
JawaPos.com - Seratus pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang telah mendapat tempat untuk berjualan di Skybridge terhitung Senin (15/10) kemarin. Hingga akhir tahun ini para pedagang masih dibebaskan dari segala jenis retribusi.
Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan pedagang baru akan dikenakan retribusi mulai Januari 2019. Masing-masing pedagang akan dikenakan sebesar Rp 500 ribu per bulannya.
"Sampai Desember ini masih gratis, nanti Januari 2019 baru dikenakan retribusi Rp 500 ribu per bulan untuk masing-masing pedagang," kata Yoory, Senin (15/10) kemarin.
Dia menyebutkan retribusi itu diantaranya untuk biaya keamanan, kebersihan, serta lainnya. Pihaknya juga akan memasang closed circuit television (CCTV) di Skybridge untuk kemanan pedagang dan pembeli.
Yoory menambahkan saat ini baru 100 pedagang dulu yang mendapatkan tempat. Total akan ada 446 pedagang yang menempati Skybridge. Ditargetkan pada Oktober mendatang semua pedagang sudah bisa mulai berjualan.
"Kami pastikan rampung seluruhnya pada akhir Oktober, itu sudah siap digunakan, sekarang baru soft launching karena baru selesai 78 persen," tuturnya.
Seperti diketahui Skybridge Tanah Abang dibangun sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter. Lokasinya tepat berada di atas Jalan Jati Baru Raya, dari depan pintu stasiun hingga pasar Blok F melewati pasar Blok G.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
