alexametrics

Bobby Nasution: Jangan Rangkul Generasi Milenial dengan Isu Politik

15 Oktober 2020, 14:06:51 WIB

JawaPos.com – Perkembangan media sosial yang begitu cepat. Setiap isu begitu mudahnya viral. Isu politik pun bergulir dengan kencang. Kadang isu politik itu menuai kontroversi. Hal itu membuat generasi milenial semakin apatis terhadap politik.

Kondisi itu disadari calon wali kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution. Menurut Bobby, merangkul milenial untuk politik cukup sulit. Bahkan, banyak milenial yang tidak sungkan memberi komentar golput dan ‘ogah’ di media sosial mereka.

Untuk itu, perlu cara lain agar generasi milenial melek terhadap politik. Caranya tidak mensosialisasikan isu yang akan dikerjakan di Kota medan. “Melainkan menjelaskan fungsi dari datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak suara,” kata Bobby kepada wartawan, Kamis (15/10). Sebelumnya Bobby Nasution berinteraksi dengan anak muda Medan di kantor relawan, Rabu (14/10).

Di hadapan para milenial itu Bobby menyebut bahwa tingkat partisipasi milenial sangat rendah dalam berpolitik atau datang ke TPS. Padahal di Kota Medan terdapat 51 persen pemilih dari generasi milenial. Sayangnya, belum banyak yang melek politik.

Baca juga:

“Oleh karena itu ke depannya, konten-konten politik di media sosial, bisa dibuat lebih kreatif lagi,” jelas Bobby.

Konten kreatif di media sosial atau para politisi untuk bersosialisasi tidak selalu mengangkat isu politik, tapi mengangkat peran pemerintah dalam memberikan ruang kreasi bagi generasi milenial.

“Kalau impiannya membuat internet se-kota Medan gratis, itu yang bisa melakukannya kepala daerah,” ungkapnya.

Ketua Relawan All Real Bobby-Aulia (ARBA) Mandalasah Turnip mengatakan, saat ini belum ada calon yang memikirkan dan menyerap aspirasi kaum milenial. “Kami berharap Bobby dapat menyerap aspirasi generasi milenial untuk kemajuan Kota Medan,” tandasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra




Close Ads