
Paslon Bupati-Wabup Solok Iriadi Dt Tumanggung-Agus Syahdeman. (For JawaPos.com)
JawaPos.com - Langkah Iriadi Dt Tumanggung sebagai bakal calon Bupati Solok terhenti. Tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan bahwa Iriadi Dt Tumanggung tidak layak mengikuti tahapan pilkada selanjutnya, karena masalah kesehatan.
Anggota KPU Kabupaten Solok Defil menyatakan bakal calon bupati Iriadi Dt Tumanggung berdasar rekomendasi IDI tidak bisa mengikuti pada tahapan pilkada selanjutnya. Alasannya, Iriadi Dt Tumanggung menghadapi masalah di jantung.
"Berdasar penjelasan IDI, dalam melakukan aktivitas sehari-hari, yang bersangkutan (Iriadi Dt Tumanggung) mepakai alat bantu. Kalau dipaksakan menjadi calon sampai menjadi bupati bisa mengakibatkan kematian mendadak," ujar Defil kepada JawaPos.com, Selasa (15/9).
Baca juga: Pernyataan Puan Ramai, Cawabup Ini Tetap Maju Lewat Demokrat-PDIP
Di Pilbup Solok, Iriadi Dt Tumanggung berpasangan dengan Agus Syahdeman. Bakal pasangan calon (bapaslon) itu diusung oleh PDIP dan Partai Demokrat.
Atas rekomendasi itu, Defil mengatakan, gabungan parpol pengusung diminta untuk mencari bakal calon pengganti. Nama bakal calon pengganti ditunggu di KPU sampai besok, Rabu (16/9). "Kami menunggu nama bakal calon pengganti sampai tanggal 16 September," ujar Defil melanjutkan.
Agus Syahdeman, bakal cawabup Solok, yang mendampingi Iriadi Dt Tumanggung membenarkan rekomendasi IDI tersebut. Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan siapa bakal calon pengganti Iriadi Dt Tumanggung.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Solok itu meyakini pengganti Iriadi Dt Tumanggung dapat diputuskan sampai waktu yang ditentukan KPU Kabupaten Solok. "Insyaallah namanya dapat ditentukan," ujar politikus Partai Demokrat itu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=mxIaeCpy-XE

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
