
Suasana penggeledahan rumah terduga teroris di perumahan BTN di Cipancuh, Kecamatan Hargeulis.
JawaPos.com - Tim Densus 88 Antiteror kembali mengamankan terduga teroris di Indramayu, Jawa Barat. Kali ini, lima orang terduga teroris diamankan di empat lokasi berbeda di sejumlah daerah di Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/7) dan Minggu (15/7).
Penangkapan kelima terduga teroris tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Informasi yang berhasil dihimpun JawaPos.com, Tim Densus 88 sempat mengerahkan sebuah mobil penjinak bom. Akibatnya, warga setempat berkerumun saat proses penangkapan tersebut.
Lima terduga teroris itu diketahui berinisial, AS, 43, I, 16, R, 30, M, 39 dan Mu, 32. AS dan I diketahui merupakan bapak dan anak. Mereka ditangkap di empat lokasi berbeda-beda pada Sabtu (14/7). Sementara Mu ditangkap pada Minggu (15/7) dini hari.
Terduga teroris AS dan I , keduanya ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror di sebuah bengkel motor milik AS di Jalan Raya Anjatan, Blok Bernuk, Kecamatan Anjatan.
Setelah menciduk AS dan I, polisi pun bergegas menangkap terduga teroris R di rumah kontrakan di Blok Sukajadi Desa Sukajadi, Kecamatan Hargeulis. R diketahui saban harinya berprofesi sebagai pria tukang sol sepatu.
Usai menciduk R, petugas langsung menuju rumah pribadinya di perumahan BTN di Cipancuh, Kecamatan Hargeulis untuk melakukan penggeledahan dan mencari sejumlah barang bukti. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah dokumen dan bendera yang mirip digunakan kelompok ISIS.
Selanjutnya, Tim Densus 88 mengamankan terduga teroris lainnya, M di wilayah Kecamatan Kandanghaur. Diketahui, M dikenal sebagai seorang pedagang asongan di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur.
Terakhir, terduga teroris berinisial Mu diamankan di Pasar Tulung Agung Kecamatan Kertasemaya. Warga Blok Pilangsari, Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang itu diamankan saat sedang mengantarkan kue ke pasar.
Saksi mata, Karmini, warga asal Blok Bernuk Kecamatan Anjatan mengatakan, terduga teroris AS dan I diamankan di bengkelnya karena menyimpan benda-benda yang diindikasikan untuk berbuat tindak terorisme. Dari bengkel milik AS, tim Densus 88 mengamankan lumpang, cobek, sangkur, dan kawat tembaga.
"Ada banyak benda yang dibawa, tapi saya hanya tahu benda-benda itu saja," ujar Karmini, Minggu (15/7).
Karmini menjelaskan, AS dan I adalah warga asli daerah setempat. Menurutnya, anak I putus sekolah, dan kesehariannya bekerja sebagai montir di bengkel tersebut. "Setahu saya, I tidak sekolah. Tapi kerja di bengkel AS," paparnya.
Terpisah, Marni, ketua RT tempat tinggal M, mengaku tidak mengetahui aktivitas keseharian M. "Setahu saya, M hanya kerja sebagai pedagang. Kalau sudah selesai dia pulang ke rumah," paparnya.
Hingga berita ditulis, pihak kepolisian Mabes Polri dan Polda Jabar masih mendalami informasi kelima terduga teroris asal Indramayu, Jawa Barat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022