Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 September 2022 | 04.04 WIB

Pemkot Surakarta Pertimbangkan Usul Perda Daging Anjing

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Aris Wasita/Antara - Image

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Aris Wasita/Antara

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surakarta mempertimbangkan pengajuan pengusulan peraturan daerah (perda) terkait penjualan daging anjing ke DPRD.

”Nanti kami lihat dulu. Sudah kami diskusikan juga (dengan DPRD),” kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka seperti dilansir dari Antara di Solo, Rabu (14/9).

Dia mengatakan dengan semakin banyaknya event nasional maupun internasional tentu kebiasaan mengonsumsi daging anjing harus diubah.

”Ini branding Kota Solo sebagai kota budaya yang modern, apalagi (Solo) sering menjadi tuan rumah event nasional dan internasional. Konsumsi daging anjing perlu dikaji lagi karena branding-nya kurang baik untuk Solo,” kata Gibran.

Terkait larangan perdagangan daging anjing tersebut, dia mengakui belum ada landasan hukumnya. ”Belum ada cantolannya, ini bukan masalah halal atau haramnya tapi lebih ke branding kota ke depan. Ini bukan sesuatu yang layak untuk dikonsumsi. Solo sekarang marketing-nya gencar, di sosial media, di mana pun. Untuk masalah konsumsi daging anjing ini tidak selaras dengan branding selama ini,” papar Gibran.

Dia mengatakan, satu hal yang perlu dipikirkan adalah solusi untuk para pedagang daging anjing yang selama ini menjadikan usahanya sebagai mata pencaharian utama.

”Pelakunya mau dikemanakan, tidak segampang bilang nggak boleh. Perlu dipikirkan alternatif seperti apa dan tidak semudah jualan ayam saja,” tutur Gibran.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Surakarta Sugeng Riyanto mengatakan, terkait dengan perda daging anjing secara spesifik diserahkan kepada wali kota. ”Kami sudah sampaikan pada periode lalu, di Bapemperda DPRD memang belum berhasil. Artinya, tampaknya regulasi itu penting namun ada aspek lain yang lebih penting,” ucap Sugeng.

Meski demikian, dia menyarankan jika ingin turis asing lebih betah berada di Solo agar pemda memahami kebiasaan mereka, salah satunya dari selera makan. ”Termasuk kalau kaitannya dengan masakan daging anjing kayak apa mereka,” ujar Sugeng.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore