alexametrics

Kampanye Terbuka, 6 Kericuhan Terjadi di Jogja

14 April 2019, 20:49:24 WIB

JawaPos.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mencatat setidaknya ada 6 kericuhan menonjol saat pelaksanaan kampanye terbuka kemarin. Beberapa di antaranya pun sudah dilaporkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIJ, Bagus Sarwono mengatakan, kericuhan terjadi baik itu antar pendukung massa kampanye maupun dengan masyarakat setempat. Beberapa di antaranya yakni di Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kemudian di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman; serta di wilayah di Kota Jogjakarta. “Ada sekitar 6 tindak kekerasan,” katanya baru-baru ini.

Upaya untuk meminimalisir munculnya tindak kekerasan, lanjutnya, sudah dilakukannya. Pihak kepolisian juga dirasa telah bekerja secara optimal sejauh ini. “Massa kadang saling ganggu, jadi terjadi seperti itu (kericuhan),” ucapnya.

Sementara untuk kekerasan yang terjadi di Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo yang menyebabkan seorang anggota Panwaslu menjadi korban pada Minggu (7/4) lalu telah dilaporkan ke Polres Kulon Progo. Pelaporan atas nama korban Janarta didampingi oleh petugas Bawaslu Kabupaten Kulon Progo.

Ketua Bawaslu Kulon Progo, Ria Harlinawati menyampaikan pelaporan ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa ketika ada pelanggaran pemilu bakal ditindak dan langsung direspons.

Selain ditangani oleh kepolisian, kasus ini juga sedang dalam penyelidikan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kulon Progo yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan Negeri. “Kami juga lakukan penyelidikan di sentra Gakumdu. Saat ini sedang pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat



Close Ads