
DEKLARASI: Sebanyak 25 relawan dari berbagai organisasi turut hadir dalam peresmian tersebut. Mereka sepakat menggunakan rumah tersebut sebagai sarana kegiatan pemenangan Jokow -Ma
JawaPos.com - Komunitas Relawan Jatim meresmikan sebuah rumah yang dinamai Rumah Bersama Pelayan Rakyat, Sabtu (13/10). Lokasinya, di Jalan Manyar Rejo IV/19, Surabaya.
Rumah itu berfungsi memfasilitasi para relawan. Yakni, relawan yang ingin membantu pemenangan Presiden RI Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang.
Sebanyak 25 relawan berbagai latar belakang organisasi turut hadir dalam peresmian tersebut. Mereka sepakat menggunakan rumah tersebut sebagai sarana kegiatan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan bersinergi antar relawan serta Tim Kampanye Daerah (TKD).
Ketua Alumni Perguruan Tinggi Jatim Ermawan Wibisono mengatakan, langkah awal, rumah itu memfasilitasi perumusan agenda-agenda kampanye pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebanyak 25 relawan sudah merumuskan agenda pemenangan berikutnya.
Ermawan tidak menyebutkan atau membatasi agenda apa yang harus digelar untuk pemenangan Jokowi. Yang penting, agenda kampanyenya bertujuan memenangkan Jokowi dan Ma'ruf Amin.
Setidaknya, para relawan dapat mendulang suara 70 persen dengan memanfaatkan rumah tersebut. "Jadi saya sematkan (predikat) mualaf-mualaf bagi Jokowi," kata Ermawan di Rumah Bersama Pelayan Rakyat.
Ermawan punya alasan tersendiri atas penyebutan relawan tersebut. Alasan itu juga yang mendorong dirinya dan relawan lain mendirikan rumah itu. Dia mengatakan, banyak pendukung atau kader partai pada kubu oposisi, sekarang berubah haluan mendukung Jokowi.
Ermawan menyebut sejumlah pensiunan kepala daerah, dan beberapa pimpinan DPC Gerinda yang saat ini mengubah haluan dukungannya untuk Jokowi. Dia juga menyebut Kepala Daerah Jawa Timur, memang pendukung Jokowi.
"Katakan, konstelasi politiknya, positif ke arah Jokowi. Mengingat kepala daerah yang incumbent maupun terpilih, sama-sama orangnya Pak Jokowi. Beberapa tokoh yang pada (Pilpres) 2014, berada di seberang (oposisi), saat ini mendukung Jokowi," kata Ermawan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bara JP Bangkalan Gianto Wijaya mengatakan, akan memfokuskan penetrasi suara di Madura dan kawasan tapal kuda. Dia punya alasan sendiri mengapa menyasar Madura dan kawasan tapal kuda.
Gianto mengatakan, Jokowi hanya mendulang 18 hingga 25 persen suara di 14 kabupaten di Madura. Untuk itu, dirinya akan menyasar titik-titik defisit suara Jokowi pada 2014 lalu. Setidaknya, lanjutnya, 65 persen suara dapat diperoleh.
"Meski targetnya (70 persen) itu tinggi. Tapi saya yakin bisa. Karena Jawa Timur itu penentu. Karena, Jawa Timur punya daftar pemilih tetap tertinggi ke-2," kata Gianto.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
