Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 September 2018 | 03.14 WIB

Rupiah Anjlok, HMI: Jokowi Tidak Pantas Jadi Presiden

Massa HMI yang berunjuk rasa di DPRD Sumut, Kamis (13/9) petang. - Image

Massa HMI yang berunjuk rasa di DPRD Sumut, Kamis (13/9) petang.

JawaPos.com - Gelombang protes terkait melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar juga terjadi di Kota Medan. Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-kawasan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara (Sumut) berunjuk rasa di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kamis (13/9) petang.


Massa menuding, kabinet kerja Joko Widodo (Jokowi) lah yang bersalah atas melemahnya kurs Rupiah. Dimana saat ini, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar masih berada di angka Rp 14.776.


Massa juga kecewa terhadap pemerintahan Jokowi yang dianggap menyengsarakan masyarakat. "Stabilitas ekonomi juga harus diperhatikan dan pemerintah juga harus mensejahterakan kaum miskin," kata Dedi Iskandar Siregar, Koordinator Aksi.


Mereka juga mengkritisi soal kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi beberapa kali. Kebijakan Jokowi dianggap tidak pro terhadap rakyat kecil. "Kenaikan kurs ini sangat berpengaruh kepada kebutuhan pokok, baik sandang dan pangan," ujarnya.


Para pendemo pun meminta, kabinet kerja yang sekarang diganti. Kabinet yang baru harus bisa melakukan stabilisasi ekonomi. "Semakin menguatkan kalau Jokowi tidak pantas menjadi Presiden karena tidak bisa mensejahterakan rakyat," ujarnya.


Massa juga mengancam akan membawa massa yang lebih banyak jika tuntutan mereka tidak dituruti. Dalam aksi tadi, massa juga sempat menggoyang pintu pagar kantor DPRD Sumut.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore