
Poster Sultan Mahmud Riayat Syah saat memimpin Kesultanan Lingga
JawaPos.com - Sultan Mahmud Riayat Syah merupakan salah satu dari empat tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional dari pemerintah. Pemberian gelar pahlawan nasional itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Tengku Husein Saleh, ahli waris keturuan kedelapan atau keturunan pahlawan tersebut di Istana Merdeka, pada Kamis (9/11) lalu.
Pemberian gelar pahlawan nasional itu berdasarkan pada Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 115/TK/Tahun 2017. Lantas siapa Sultan Mahmud Riayat Syah? Ketua Tim Pengkaji Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepri, Abdul Malik menerangkan, dia adalah sosok tidak pernah sedikitpun berkompromi dengan Belanda.
"Bertahun-tahun kami Tim Penulis Naskah Usulan Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Nasional Gerilya Laut Republik Indonesia melakukan penelitian. Tak ada satu fakta dan data pun yang kami temukan bahwa Sultan Mahmud Riayat Syah pernah berdiplomasi dengan Belanda. Malah sebaliknya, VOC-Belanda-lah yang berupaya untuk menjalin diplomasi dengan Sultan Mahmud, tetapi ditolak oleh Baginda Sultan," tegas Malik yang juga akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) itu.
Sang Sultan sangat gigih melawan Belanda. Sejak hijrah ke Lingga paada 1787 sampai 1811, Baginda Sultan menerapkan strategi perang gerilya laut, sehingga Belanda harus mengakui Kemerdekaan Kesultanan Lingga-Riau-Johor-Pahang. Kedaulatan Baginda Sultan Mahmud Riayat Syah pun diakui sebagai Penguasa Terbesar Kesultanan tersebut.
Seperti diketahui, Tim Penulis Naskah Usulan Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Nasional Gerilya Laut terdiri atas Abdul Malik, Susanto Zuhdi, Mukhlis Paeni, Didik Pradjoko, Abdul Kadir Ibrahim, Suarman Kamarul Zaman, Raja Malik Hafrizal, dan Lazuardy.
Atas Anugerah gelar pahlawan nasional ini Pemprov Kepri menggelar berbagai acara penyambutan sebagai rasa syukur atas jasa-jasa almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah. Semasa hidup Sultan telah berkorban harta dan bahkan nyawa untuk Indonesia.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Bahari yang dimiliki Kepri saat ini, diharapkan menjadi motivasi dan semangat yang dititipkan untuk masyarakat di Kepri. Supaya nantinya bisa terus bejuang dengan semangat membangun daerah.
"Para pejuang yang telah berujang di masa lalu dan kini kami nikamti kemerdekaannya maka saat inilah kita melanjutkan perjuangan mereka dengan berjuang dalam pembangunan, ekonomi, pendidikan, budaya serta agama," ujar Nurdin.
Sementara itu Tengku Husein Saleh selaku ahli waris dari Sultan Mahmud Riayat Syah mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat yang terus berjuang dan berperan aktif sehingga anugerah itu diberikan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
