
Tingkat kepatuhan anggota DPR dalam penyampaian LHKPN paling rendah dibandingkan eksekutif dan legislatif. (Hendra Eka/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pagu anggaran untuk atribut anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2019-2024 mencapai miliaran rupiah. Sekretariat DPRD Sulsel menyiapkan anggaran sebesar Rp 2.456.5000.000 untuk kebutuhan atribut anggota dewan baru. Jumlah ini berdasarkan harga perkiraan sendiri (HPS) pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Sipil Resmi (PSR), dan Pakaian Sipil Lengkap (PSL).
Rinciannya, untuk PDH anggaran yang dibutuhkan senilai Rp 187 juta untuk 85 anggota dewan. Sedangkan untuk PSH dianggarkan Rp 467,5 juta untuk 85 anggota dewan. Kemudian anggaran untuk PSR sebanyak 233,7 juta.
Sementara untuk PSL untuk seluruh anggota dewan itu dianggarkan sebanyak Rp 420,75 juta. Sekretariat juga menyiapkan tiga jenis pin emas 23 karat masing-masing 10 gram, lima gram, dan tiga gram. Total anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan pin ini sebanyak Rp 1,14 miliar lebih.
Photo
Grafis pagu anggaran untuk atribut anggota DPRD Sulsel menelan Rp 2,45 Miliar. (Fajar.co.id/JPG)
Sekretaris DPRD Sulsel Muhammad Jabir mengatakan, pagu itu sudah sesuai standar biaya masukan (SBM). Pagu yang disiapkan sebesar Rp 2,45 miliar lebih.
Menurut dia, paket pengadaan belanja habis pakai ini telah ditenderkan beberapa waktu lalu dan dimenangkan oleh CV Harapan yang berkantor di Jl Kaka Tua, Makassar. ”Jadi sudah ada pemenangnya,” kata dia sebagaimana dikutip dari Fajar.co.id (Jawa Pos Group).
Selain itu, pihaknya juga bakal menganggarkan untuk konsumsi dan dekorasi saat pelantikan yang diagendakan pada September mendatang. “Kalau anggaran makan minum dan dekorasi mungkin hanya Rp 200 juta lebih dengan estimasi sekitar seribu tamu undangan dan simpatisan anggota dewan,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang anggota dewan terpilih, Andre Prasetyo Tanta mengaku belum mendapat informasi terkait jadwal pelantikan. Termasuk soal fasilitas yang akan diperoleh dari sekretariat DPRD Sulsel saat pelantikan. “Sampai saat sekarang belum ada informasi lanjutan mengenai pelantikan,” katanya.
Di sisi lain, Sekretariat DPRD Kota Makassar juga telah menyiapkan anggaran untuk pelantikan 50 anggota dewan periode 2019-2024. Persiapan pelantikan berupa pakaian dan pin emas seberat 10 gram.
Kabag Umum Sekertariat DPRD Makassar Armin Paera mengatakan, lelang pengadaan jas dan pin emas tersebut akan diumumkan pada bulan ini. “Bulan ini sudah ada pemenang lelangnya. Pengerjaan akan dilakukan kurang lebih dua bulan,” ungkap Armin.
Dia menyebut untuk anggaran pengadaan jas dan pin emas sekitar Rp 600 juta. “Dari sekretariat telah ada anggaran pakaian sebanyak Rp 250 juta, jas lengkap. Sementara untuk pengadaan pin emas 10 gram sebanyak 50 buah seharga Rp 375 juta. Semua lewat tender,” bebernya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
