JawaPos Radar | Iklan Jitu

Soal Karangan Bunga dari PDIP, Djoko Santoso: Itu Supaya Kita Mati

11 Januari 2019, 14:30:32 WIB
Posko BPN di Solo
KARANGAN BUNGA: Pendukung Prabowo-Sandi berfoto di depan karangan bunga dari PDI Perjuangan saat peresmian posko BPN di Solo, Jumat (11/1). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Djoko Santoso (Djoksan) menanggapi soal pemberian karangan bunga dari PDI Perjuangan saat peresmian posko BPN di Solo, Jumat (11/1). Menurutnya, pemberian bunga dari kubu lawan sebagai lambang sebuah kematian.

"Tidak apa-apa, itu menunjukkan peradaban yang mereka pertontonkan, supaya kita mati, iya kan?" tegasnya.

Menurut dia, saat ini masyarakat sudah pintar dalam menentukan pilihannya. Sehingga, dirinya pun yakin bahwa Prabowo-Sandi akan memenangkan Pilpres 2019 ini. "Kita lihat saja, rakyat sudah pintar kok, sudah ada media sosial, sudah ada hp," katanya.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso
Ketua BPN, Djoko Santoso saat tiba di posko BPN di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (11/1). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan bahwa karangan bunga tersebut sebagai bentuk saling menghargai dalam demokrasi. Rudy juga menyampaikan ucapan selamat atas pendirian posko BPN di Solo. "Selamat dengan berdirinya posko BPN di Solo," ungkapnya.

Rudy pun akan menjalin hubungan baik dengan kubu lawan. Rudy juga mengajak agar tetap menjaga situasi kondusif di Kota Solo. Meskipun dalam kontestasi Pilpres 2019 kedua kubu saling berlawanan. "Mari kita wujudkan Kota Solo yang kondusif, tetap aman dan nyaman. Saling bisa menghargai dan saling menerima," katanya. 

Rudy juga menyampaikan, melalui kiriman bunga tersebut dirinya juga mengajak agar pesta demokrasi ini bisa disambut dengan gembira. Selain itu, dengan adanya kegiatan politik di Kota Solo tidak akan menghadirkan konflik yang dapat mengganggu situasi Kota Solo yang sudah kondusif.

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : Ari Purnomo
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini