
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat meninjau Posko DVI di RS Bhayangkara Tirta Yatra Lumajang, Kamis (9/12). Polda Jatim/Antara
JawaPos.com–Sebanyak 23 jenazah korban bencana awan panas guguran Gunung Semeru (3.676 mdpl) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah teridentifikasi. Prose indentifikasi dilaksanakan tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.
Tim DVI menerima sebanyak 34 jenazah dan satu bagian tubuh dari tim evakuasi korban bencana Gunung Semeru yang dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haryoto dan RS Bhayangkara Tirta Yatra di Kabupaten Lumajang.
”Dari 34 jenazah itu, sudah teridenfikasi sebanyak 23. Sampai saat ini, tim evakuasi masih bergerak melakukan pencarian,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta seperti dilansir dari Antara di Posko DVI RS Bhayangkara Tirta Yatra Lumajang, Kamis (9/12) sore.
Menurut dia, kedatangannya di RS Bhayangkara Tirta Yatra di Lumajang guna melakukan sinergitas dalam penanganan bencana Gunung Semeru dan beberapa kegiatan Polda Jatim. Di antaranya Satgas pencarian dan Satgas evakuasi yang dilaksanakan Sabhara dan Brimob.
”Kami telah mengerahkan 14 alat berat beserta dump truk serta satu truk berisi 5.000 liter solar untuk mendukung kegiatan itu, serta ada pasukan sebanyak 4 kompi yang telah kami laporkan kepada Bapak Danrem dan Bupati yang bersinergi dengan Basarnas maupun BPBD,” tutur Nico.
Dia mengatakan, satgas pencarian dan evakuasi dilaksanakan dengan pemangku kepentingan yang lain. Selain itu, satgas kesehatan telah melakukan pengobatan dan identifikasi melalui tim DVI. Polda juga melakukan trauma healing dan memberikan obat-obatan.
”Untuk pelaksanaan tim DVI sudah ada kontainer yang sudah terkirim dan bekerja dengan baik, sebanyak 34 jenazah dan satu bagian badan yang sudah terkumpul di sana,” ucap Nico.
Dia menambahkan, ada juga satgas logistik yang mengumpulkan bantuan logistik dan diserahkan kepada Bupati Lumajang yang dikumpulkan di Pendapa Arya Wiraja untuk didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. ”Saya mendapatkan informasi bahwa untuk bantuan berupa makanan masih tercukupi, namun permintaan masyarakat terkait persoalan tempat tinggal akan kami laporkan ke Bupati Lumajang,” ujar Nico.
Saat kunjungan presiden dan kapolri, lanjut dia, sudah ada langkah-langkah untuk relokasi rumah korban. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang bertempat tinggal di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo untuk melapor ke satgas dan Call Center Polri, apabila kehilangan keluarga, sehingga bisa dilakukan pencarian.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
