Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 September 2022 | 03.17 WIB

Panitia Matangkan Rencana Stadion Manahan untuk Muktamar Muhammadiyah

Stadion Manahan Solo yang akan dipakai untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48. Aris Wasita/Antara - Image

Stadion Manahan Solo yang akan dipakai untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48. Aris Wasita/Antara

JawaPos.com–Panitia mematangkan rencana penggunaan Stadion Manahan Surakarta, Jawa Tengah, untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.

Tim Asistensi Panitia Pusat Herman Dodik Isdarmadi mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kota Surakarta memberikan dukungan terkait pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 tersebut. ”Stadion Manahan, alhamdulillah progresnya sangat positif. Mas Gibran (Wali Kota Solo) juga merespons positif. Insya Allah untuk pembukaan sudah on the track sejak schedule loading hingga rencana pembukaan,” kata Herman Dodik Isdarmadi seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, untuk penggunaan Stadion Manahan akan memakai standar internasional dalam hal ini standar Federasi Sepak Bola Internasional FIFA). Stadion tersebut menjadi salah satu venue pergelaran sepak bola Piala Dunia U-23 tahun 2023.

Menurut Herman Dodik Isdarmadi, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi pada penggunaan tersebut. Seperti, terkait penggunaan rumput Stadion Manahan dan pemasangan panggung di dalam gedung.

”Misalnya terkait keberadaan rumput ini sepatu apa yang bisa dipakai orang-orang dan jumlah orang yang ada di lapangan. Selain itu juga pemasangan panggung seperti apa ketentuannya. Ini harus dipatuhi agar tidak ada kerusakan-kerusakan,” tutur Herman Dodik Isdarmadi.

Dia mengatakan, para peserta pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 tersebut salah satunya harus memiliki undangan. Dengan demikian, yang tidak memperoleh undangan tidak bisa masuk ke stadion.

”Meski demikian, nanti kami menyediakan layar besar di luar stadion sehingga yang tidak bisa masuk bisa menyaksikan lewat layar tersebut,” terang Herman Dodik Isdarmadi.

Sementara itu, para peserta harus mengikuti prosedur protokoler mengingat pembukaan akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Terkait hal itu, panitia pusat sudah mengirimkan surat kepada presiden untuk penjadwalan audiensi dan menyerahkan undangan kehadiran.

”Setelah audiensi dengan presiden oleh PP Muhammadiyah akan ditindaklanjuti standar protokoler dan pengamanan baik dari setpres dan paspampres,” terang Herman Dodik Isdarmadi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore