
RICUH. Para sopir taksi online dan pemilik kafe tengah berseteru, Sabtu (4/8).
JawaPos.com - Seorang pemilik resto bernama Rolly nyaris dikeroyok mitra (driver) taksi online di depan tempat usahanya, RB Resto & Cafe, pada Sabtu (4/8) sekitar pukul 17.30 Wib. Hal ini dibenarkan oleh Abin, karyawan RB Resto & Cafe.
"Awalnya bos saya melihat ada sekitar lima mobil (taksi online) parkir di depan kafe. Bos pun merasa risih dengan banyaknya mobil itu, lalu turun dan menanyakan siapa pemilik mobil tersebut," cerita Abin, saksi mata yang mengetahui persis kejadian itu saat dikutip Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Senin (6/8).
Tak lama berselang, lanjutnya, para driver mendatangi Rolly. Mereka menanyakan mengenai alasan mencari pemilik lima mobil itu.
Kala itu, kata Abin, bosnya bilang kepada para driver agar tidak memarkirkan mobil sembarangan di depan kafenya. Apalagi para pemilik mobil itu malah singgah ke kafe di seberang jalan. Bukan di kafe Rolly.
Rolly, sambung Abin, juga sempat mengatakan kepada para pemilik mobil bahwa hal ini bukan sekali dua kali terjadi. Namun sudah berulang kali.
"Nah, setelah itu sopir-sopir pergi. Tapi tak lama, mereka datang lagi tapi bukan orang yang pertama, ini orang lain. Mereka pun tanya, 'Ada apa cari-cari kami'. Bos pun bilang, jangan parkir di depan kafenya, nanti mengganggu konsumen di kafenya dan menghalangi jalan," beber Abin.
Untuk memastikan lahan parkir depan kafenya tidak dipakai para driver taksi online, Rolly pun menaruh kursi. "Bos sempat menaruh kursi di jalan biar mobil lain nggak parkir di situ. Rupanya ini orang tersinggung. Kursi pun dihempasnya," lanjut Abin.
Hal itu segera mengundang perhatian beberapa sopir taksi online lainnya yang tengah nongkrong di kafe depan lokasi kejadian. Perdebatan sengit pun terjadi.
Bahkan, kata Abin, bosnya hampir dipukul oleh salah satu oknum sopir. Beruntung, salah satu warga yang mengaku sebagai Ketua RW daerah tersebut segera melerai.
"Yang mengaku Ketua RW ini yang kemudian memberi jalan tengah supaya kejadian ini diselesaikan. Walau begitu, istri bos sudah lapor polisi karena melihat bos mau dikeroyok," kata Abin.
Dia menambahkan, dirinya juga kesal dengan banyaknya mobil yang bukan pengunjung tapi parkir di depan kafe. "Namanya juga jualan. Kalau orang cuma manfaatkan tempat kita untuk parkir saja, tapi nggak singgah ke sini, ya kita pun risih juga," ujar Abin setengah kesal.
Saksi lainnya, Wina, juga mengiyakan bahwa terjadi perdebatan sengit di depan RB Resto & Cafe. Namun secara detail, Wina mengaku tidak mengetahui. Karena, saat kejadian ia tak berani mendekat. Ia mengaku takut.
"Saya sembunyi di dalam, takut untuk keluar. Tapi memang ada yang bertengkar dan mengucapkan kata-kata 'tersinggung' dan lain-lain. Saya juga sempat mendengar bentakan keras," cerita Wina.
Ia membenarkan bahwa banyak mobil taksi online yang sering parkir di jalan depan Gang Permata Ampera. Sebab biasanya para sopir tidak mendapat tempat untuk parkir. Terutama bila mereka ingin singgah ke kafe di seberang Gang Permata Ampera.
"Jalan sini memang kecil, makanya banyak yang cari tempat parkir lain, terutama ke sini," pungkas Wina.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
