
Ketua Koperasi KSU Rejosari Hj Elwi.
JawaPos.com - Koperasi Serba Usaha (KSU) Rejosari menjelma menjadi koperasi yang sehat setelah berkiprah selama 31 tahun. Koperasi yang berdiri sejak 13 April 1988 itu, mulai beroperasi dengan modal Rp 94.500. Kini, KSU Rejosari memiliki aset hingga Rp 6.9 miliar.
Ketua Koperasi KSU Rejosari, Hj Elwi mengungkapkan, awal berdiri, koperasi ini memiliki anggota 18 orang saja. Simpanan pokok sebesar Rp 5 ribu dan simpanan wajib Rp 250. Untuk pinjaman yang diberikan maksimal Rp 20 ribu.
"Selain aset enam koma sembilan miliar Rupiah, kami juga punya 2 bidang tanah dan sebuah gedung yang dibangun dengan dana hibah dari Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota," sebut Hj Elwi, Rabu (6/2).
Saat ini, jumlah anggota koperasi KSU Rejosari berjumlah 320 orang dengan simpanan wajib per orangnya hanya Rp 10 ribu dan pinjaman maksimal Rp 250 juta. "Ini merupakan keberhasilan yang dicapai tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tentunya membutuhkan perjuangan yang luar biasa," kata dia.
Agar koperasi bisa sukses, lanjutnya kepatuhan terhadap prinsip koperasi tentunya harus dipegang teguh. "Melalui kebijakan berupa peraturan yang sudah kami mufakati, menjadi komitmen yang harus di taati oleh semua anggota," jelasnya.
Seperti keanggotaan dengan sistem penjamin anggota lama dengan tujuan menghindari resiko. Selain itu, permodalan sistem simpanan khusus. "Kemudian untuk menciptakan penguatan modal menuju koperasi mandiri. Dua sistem ini, terbukti menjadi senjata ampuh untuk menyamakan persepsi anggota dan penguatan modal," ujarnya.
Terwujudnya penguatan modal ini kata Elwi, juga tak terlepas dari pembinaan yang sudah diberikan oleh pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru; Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM Provinsi Riau; serta Kementrian Koperasi Republik Indonesia melalui LPDB. "Di mana, KSU Rejosari mendapat kepercayaan pinjaman tiga miliar Rupiah dan akan lunas Desember 2019 ini," tuturnya.
Baiknya pengelolaan koperasi ini, menjadi viral di media sosial. Khususnya di dunia usaha perkoperasian. Banyak pengurus koperasi dari luar daerah Riau yang melakukan studi banding ke koperasi yang berada di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, ini.
"Selain dari Riau, ada juga yang dari Aceh; Palembang; Bengkulu; Sumatera Barat. Bahkan anggota DPRD dari Kepulauan Bintan, Dinas koperasi dan UKM Kota Pasuruan, Jawa Timur, juga pernah datang kesini," ucapnya.
Sementara itu, Kepala dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru, H. Idrus mengatakan, koperasi harus bisa meningkatkan usaha produktif untuk meningkatkan pendapatan seluruh anggota koperasi.
"Saat ini, di Kota Pekanbaru banyak berdiri koperasi. Tapi, banyak pula yang mati suri. Apabila dua tahun koperasi tidak melaksanankan rapat anggota tahunan (RAT), Kementerian Koperasi dan UMKM mengambil tindakan tegas untuk membubarkan Koperasi yang bersangkutan," kata Idrus.
Keberhasilan KSU Rejosari dalam meningkatkan perekonomian ini kata Idrus, dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya di kota Pekanbaru dan di Provinsi Riau. "Tentunya ini baik untuk mensejahterakan anggotanya yang notabenya mereka pengusaha UMKM yang ada di Kota Pekanbaru," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022