
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno
JawaPos.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memandang ada banyak cara untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia. Salah satunya, dengan mengurangi impor barang-barang yang tidak perlu.
Dengan pengurangan impor, akan mendorong pemerintah untuk melakukan penghematan. Dampaknya, pemerintah akan mampu membangun infrastruktur dan membalikkan kondisi perekonomian.
"Kalau Nabi Yusuf, 7 tahun berhemat. Saya hitung, kalau kita berhemat selama 3 tahun ke depan, pemerintah akan mampu membalikkan keadaan ekonomi ini," kata Sandiaga di Surabaya, Selasa (4/12).
Dampak penghematan tersebut, lanjutnya, juga akan dirasakan para pelaku usaha. Untuk itu, Sandiaga menyarankan ada kerjasama antara pelaku usaha dengan pemerintah. Sehingga, investasi dunia usaha pada 3 tahun selanjutnya, dapat memberikan dampak yang lebih baik. Misalnya, berdampak pada penghasilan masyarakat yang lebih baik.
"Karena pemerintah nggak bisa sendirian saat membuka lapangan kerja. Pengusaha adalah mitra pemerintah," kata Sandiaga.
Sebelumnya, dia juga berharap ada peran dari pemerintah. Yakni, dengan kemudahan perizinan. Terutama, dalam hal mengurus permodalan. Apalagi, mayoritas masyarakat Indonesia adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022