
PENGUNGSI: 175 pengungsi dari Palu tiba di terminal 2 bandara internasional Juanda, Rabu (3/10) sekitar pukul 19.50 WIB.
JawaPos.com - Sebanyak 175 pengungsi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah tiba pukul 19.10 WIB di terminal 1 bandara internasional Juanda. Mereka tiba di bandara dengan menumpang pesawat Hercules A 1337 milik TNI AU pada Rabu (3/10) kemarin,
Sejak mendarat, anggota TNI AU dan Lanudal Juanda mendata semua pengungsi. Mulai pukul 20.00 WIB semua pengungsi berangsur-angsur pergi meninggalkan bandara. Ada yang dijemput keluarganya di Solo, Tuban, dan Lamongan.
Namun, sebanyak 20 orang pengungsi terpaksa menginap semalam di Wisma Bhaskara Juanda di Jalan Raya Juanda, Semambung, Gedangan, Sidoarjo. Mereka terpaksa menginap karena tidak punya keluarga di Jawa Timur atau tidak punya ongkos pulang ke daerahnya.
Mereka menginap dan tidur beralaskan karpet merah di aula atau ruang tengah wisma sejak pukul 21.00 WIB. Beberapa pengungsi langsung tertidur. Namun, ada juga sebagian dari 20 pengungsi itu yang masih bangun.
Masih tampak raut wajah lelah dan lesu. Maklum, selama perjalanan menumpangi pesawat Hercules, tak ada kata nyaman seperti pesawat komersil. Bagaimana tidak, mereka berjubel dengan 155 pengungsi lain yang juga ikut menumpang di pesawat tersebut.
JawaPos.com sempat berbincang dengan salah satu pengungsi yang kebetulan masih terbangun. Namanya, Joko Waluyo, 34. Dia adalah perantauan asal Boyolali, Jawa Tengah.
Di Palu, Joko tinggal dan bekerja sebagai pemasok jajanan pasar di Jalan Jabal Rahma, Kecamatan Mantekolore Kelurahan Talise. Namun, sama seperti pengungsi lain, dirinya terpaksa menginap semalam karena tak punya keluarga di Jawa Timur.
"Saya juga nggak tahu akan diarahkan ke mana oleh TNI. Saya juga belum tahu kalau akan diantar ke Terminal Purabaya," kata Joko saat ditemui JawaPos.com di Wisma Bhaskara Juanda, Kamis (4/10).
Joko dan 19 pengungsi lain memang berhasil mengungsi hingga ke Sidoarjo. Namun, tak ada satupun yang tersisa dari dirinya. Mulai pakaian seadanya, hingga sedikit makanan sisa yang sempat dibawanya dari Palu.
Sisanya, hanya sejuta kisah pilu yang dapat dibaginya selama 4 hari bertahan dari amukan beberapa gempa susulan berkekuatan diatas 6 SR sejak Jumat lalu (28/9). Joko pun masih berkenan membagi kisahnya kepada JawaPos.com.
Katanya, gempa pertama kali sudah terjadi seminggu sebelumnya (22/9). Namun, lanjutnya, dia mendapat informasi jika gempa tersebut hanya berkekuatan 6 SR. Joko mengaku merasakan getaran.
Hanya tidak sampai menimbulkan kerusakan yang sangat parah. Hingga pada saat gempa terparah berkekuatan 7,4 SR yang disertai tsunami seminggu kemudian. Katanya, gempa terjadi mulai pukul 17.55 WITA.
Kekuatannya sangat dahsyat hingga merobohkan separuh rumahnya. Sebab, posisi dapur dan kamar mandi rumahnya berada di pinggir tebing. Padahal, saat itu, Joko mengaku sedang mandi.
Beruntung, saat kamar mandi di rumahnya akan rubuh, Joko masih sempat menyelamatkan diri. Meski harus telanjang bulat saat berusaha keluar dari rumahnya.
"Saya terpaksa keluar rumah dengan keadaan telanjang. Beruntung, saat keluar rumah, saya masih sempat membantu anak bungsu, kakak, dan istri saya keluar rumah," tutur Joko.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
