
Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Doddy Tavianto.
JawaPos.com - Korban penembakan di Tol Pasteur Bandung beberapa waktu lalu masih terbaring lemas di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Bahkan diketahui, korban berinisial H, 21, itu ditemukan tiga serpihan peluru di lehernya.
Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Doddy Tavianto mengatakan korban penembakan koboi di Tol Pasteur Bandung, mengalami luka serius. Bahkan ditemukannya serpihan proyektil di leher korban yang harus diangkat.
Menurutnya, korban dirujuk dan tiba di RSHS pukul 12.26 WIB pada Jumat (31/8). Kemudian dilakukan pemeriksaan awal dan Jumat malam timnya langsung melakukan operasi untuk mengangkat dan membersihkan proyektil peluru di leher korban.
"Tidak hanya bersarang, bahkan peluru melukai ruas tulang ke enam leher bagian belakang korban. Serpihan proyektil sebanyak tiga dengan ukuran 2 milimeter," kata Doddy di RSHS Bandung, Senin (3/9).
Luka tersebut mengakibatkan tekanan darah dan detak jantung korban tidak normal, yakni 80/50. Selain itu, fungsi otot kaki dan tangan pun tidak normal. Bahkan pihaknya mengatakan korban dalam keadaan lumpuh, namun belum dipastikan permanen atau temporary.
Korban sempat dipasang alat bantu pernapasan di ruang perwatan. Karena adnaya kerusakan tulang leher sehingga mengakibatkan gangguan pernapasan. Namun saat ini, alat tersebut sudah dilepas. Korban pun sudah mulai membaik yakni bisa berkomunikasi, makan lunak, dan minum. Sedangkan fungsi otot kaki dan tangan belum ada perubahan sejak dirujuk di RSHS.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana mengatakan korban diperkirakan ditembak orang tidak kenal dengan jarak 100 meter di dalam mobil dari lampu merah simpang Pasteur Bandung, Jumat (31/8) dini hari.
Hingga saat ini kepolisian terus berupaya mengungkap dan mengejar pelaku penembakan tersebut. Namun berdasarkan CCTV, dikatakan pelaku sebanyak dua orang yang mengendarai sepeda motor.
"Sejauh ini yang sudah kita dapatkan adalah pelaku menggunakan sepeda motor sebanyak dua orang berboncengan," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
