Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 April 2019 | 12.55 WIB

Mahasiswa Kembali Gelar Aksi Tuntut PLN

BAKAR BAN: Puluhan mahasiswa kembali menggelar aksi di depan kantor PLN kemarin (1/4). Mereka kembali menuntut agar PLN segera mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Bulungan. - Image

BAKAR BAN: Puluhan mahasiswa kembali menggelar aksi di depan kantor PLN kemarin (1/4). Mereka kembali menuntut agar PLN segera mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Bulungan.

JawaPos.com - Puluhan mahasiswa kembali menggelar aksi di depan Kantor  ULP PLN Tanjung Selor, Kalimantan Utara, pada Senin (1/4). Aksi sebagai bentuk protes atas pemadaman listrik bergilir yang berkepanjangan, juga diwarnai dengan pembakaran ban, yang makin membakar semangat mahasiswa dalam berorasi.

Sayang, protes dan tuntutan yang disampaikan mahasiswa melalui orasi, tak mendapat tanggapan apapun dari pihak PLN. Sebab tak satupun perwakilan PLN yang mau menemui mahasiswa dalam aksi kemarin.

Lantaran tak mendapat jawaban dari pihak PLN, puluhan mahasiswa bergeser menuju gedung DPRD Kaltara, untuk kembali menyampaikan aspirasinya. Di gedung wakil rakyat tersebut, mahasiswa kembali menggelar orasi yang langsung ditanggapi anggota Dewan. Bahkan, mahasiswa diajak berdialog ke dalam gedung.

Nasrullah, koordinator lapangan dalam aksi kemarin, mempertanyakan kejelasan terkait pemadaman listrik bergilir. Karena pemadaman listrik sudah berlangsung selama dua bulan.

"Kami turun kembali untuk meminta kejelasan pihak PLN. Termasuk DPRD agar bisa tegas kepada PLN terkait solusi masalah pemadaman bergilir ini," ucapnya dikutip dari Harian Rakyat Kaltara (Jawa Pos Group), Rabu (3/4).

"Seharusnya ada tanggapan dan tindakan dari DPRD. Bagaimana persoalan listrik ini bisa terselesaikan dengan baik," sambungnya.

Dia menambahkan, DPRD bisa mendesak PLN dan PT SAS, agar cepat mengatasi persoalan kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), atau meminta PLN menyediakan pembangkit cadangan, agar masalah krisis listrik di Bulungan tidak berkepanjangan.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kaltara Abdul Rachman Rasyid mengungkapkan, pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Aspirasi tersebut akan segera direspons.

"Besok (hari ini, red) sebagai bukti keseriusan kami, kami akan mengundang (hearing) pihak terkait. Baik itu PT SAS, Dinas ESDM dan PLN, termasuk mahasiswa," jelasnya.

Rasyid juga berharap, pihak terkait sudah memiliki solusi atas pemadaman listrik bergilir yang terjadi. Selanjutnya, tak ada lagi saling lempar tanggung jawab atas permasalahan ini.

“Kami akan duduk bersama untuk membahasnya, sehingga ada solusi terbaik yang dihasilkan,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore