
Ilustrasi video mesum
JawaPos.com - Dua pelaku pemeran video mesum di lingkungan kampus UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung akan dikenai sanksi berat yakni terancam diberhentikan dari kampus. Hal itu mengacu pada regulasi kampus karena telah mencoreng nama baik UIN.
Kepala Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN SGD Bandung Jaenudin mengatakan dalam video singkat itu memperlihatkan tidal senonoh. Terdapat pelanggaran asusila dua mahasiswa UIN SGD Bandung di lingkungan kampus. Tak hanya pemeran melainkan oknum yang merekam pun akan dikenakan sanksi.
"Itu termasuk bagian dari pelanggaran kode etik mahasiswa. Dipastikan hasil dari Rapim tadi yang melakukan maupun yang menyebarluaskan akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan kemahasiswaan UIN. Bagi yang mencoreng nama baik UIN sanksinya diberhentikan dengan tidak hormat," kata Jaenudin di kampus UIN SGD Bandung, Senin (1/10).
Perihal kronologi, pihaknya belum bisa merinci karena masih dalam proses penyelidikan atau pendalaman. Diharapkan dalam waktu singkat, kasus asusila tersebut bisa terungkap.
"Kami belum bisa merinci secara detail, yang jelas ini yang terjadi. Pihak kampus pun sangat terpukul karena tiba-tiba video viral. Yang memviralkan ini yang melakukan pelanggaran terberat disamping yang melakukan hubungan asusila," ungkapnya.
Menurutnya pelaku atau pemeran laki-laki dalam video tersebut merupakan mahasiwa semester lima prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung. Sedangkan pemeran perempuan adalah mahasiswa baru. Usai viral, pihak Fakultas telah memanggil mahasiswanya.
"Sudah dipastikan (pelaku) mahasiswa UIN Prodi SPI dan sudah dipanggil dari pihak laki-lakinya," ucapnya.
Atas kejadian tersebut, Jaenudin mengaku kecolongan. Karena kejadian tersebut diketahui dilakukan pada hari libur sekiranya pukul 16.00 WIB, Minggu (30/9). Walaupun perkulihan libur namun kegiatan unit kemahasiswaan tetap berjalan.
"Minggu, UKM dan HMJ ada kegiatan, tapi perkulihan tidak ada. Kabarnya yang bersangkutan ada kegiatan akademis, betul atau tidak sedang pendalaman," ujarnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
