
Polisi memeriksa pengendara motor saat pemberlakuan PSBB maksimal di Kota Bandung. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com–Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara maksimal bisa kembali diterapkan jika ada kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan di Kota Bandung. Saat ini, Pemerintah Kota Bandung telah menerapkan PSBB secara proposional.
Wali Kota Bandung Provinsi Jawa Barat Oded M. Danial mengatakan, sejumlah sektor di Kota Bandung kini dilonggarkan dan pembatasan dilakukan terhadap kapasitas kerumunan. Selain itu, pos PSBB telah ditiadakan di setiap titik pintu masuk di Kota Bandung. Alhasil, warga luar Kota Bandung bisa secara bebas masuk ke wilayah Kota Bandung.
”Tapi bisa jadi (diterapkan lagi), karena kita harus evaluasi. Yang penting ketika sekarang ada pergeseran dari PSBB maksimal kepada proporsional, apabila di dalam evaluasinya kenaikan kurva meningkat lagi, ini harus dievaluasi dan balik lagi ke PSBB maksimal,” kata Oded seperti dilansir dari Antara di Balai Kota Bandung pada Selasa (2/6).
Menurut Oded, sejak ditiadakannya pos PSBB kini penjagaan menjadi disebar. Sehingga, pengawasan PSBB secara proposional difokuskan ke tingkat wilayah. ”Petugas cek poin itu juga bukan mereka berhenti, tapi dialihkan fungsinya pada kewilayahan,” kata Oded.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo juga berpendapat sama soal kemungkinan kembalinya dilakukan pengetatan terhadap pergerakan masyarakat dari aspek lalu lintas. Saat ini, pihak kepolisian sudah meniadakan penutupan jalan raya seperti yang terjadi saat fase PSBB sebelumnya. Namun ketika ada keramaian masyarakat yang tidak terkontrol, tidak menutup kemungkinan polisi bakal menutup kembali sejumlah ruas jalan.
”Kita coba menciptakan Bandung seperti sedia kala. Namun kita tetap lakukan pemantauan, sampai sejauh mana situasinya. Kita tetap melihat situasi, apakah kepatuhan warga ini bisa dilaksanakan, ataupun warga semakin tidak terkontrol,” kata Bayu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Hc8czC8tFJQ
https://www.youtube.com/watch?v=nN4tGnIJgOY
https://www.youtube.com/watch?v=LhspcedJex8

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
