Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 November 2018 | 03.35 WIB

Gempar, Kambing Warga Tawangmangu Diduga Dimakan Harimau

HEWAN BUAS: Sejumlah kambing milik warga mati setelah diterkam hewan buas yang diduga adalah harimau. - Image

HEWAN BUAS: Sejumlah kambing milik warga mati setelah diterkam hewan buas yang diduga adalah harimau.

JawaPos.com - Warga Tawangmangu digemparkan dengan adanya hewan buas yang diduga harimau yang berkeliaran di pemukiman warga. Dalam dua hari terakhir, hewan buas tersebut telah membunuh sejumlah kambing milik warga. 


Informasi yang diperoleh JawaPos.com menyebutkan, kejadian adanya kambing yang diterkam hewan buas tersebut terjadi pada Selasa (30/10) malam sekira pukul 24.00 WIB. Kejadian pertama menimpa kambing milik Karto Wagiyo, 65, warga Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.


Sedikitnya ada lima ekor kambing milik Karto yang mati diduga diterkam harimau. Empat diantaranya mati di kandang, sedangkan seekor lainnya dibawa macan ke hutan. Kejadian ini kali pertama diketahui Karto saat dirinya hendak memberi makan pada Rabu (31/10) pagi.


Saat itu dia mendapati empat ekor kambing sudah mati dengan keadaan mengenaskan. Ada bekas gigitan hewan buas di bagian leher. Kejadian kedua terjadi pada Rabu (31/10) sekira pukul 23.00 WIB. Kali ini yang menjadi korban adalah kambing milik Arjo Paimin, 50, warga Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu.


Kejadian diketahui Arjo saat dirinya berada di rumah. Waktu itu, Arjo mendengar suara berisik yang berasal dari kandang kambing yang berada di sebelah timur rumahnya. Setelah dilakukan pengecekan, Arjo mengaku melihat seekor harimau yang berada di dalam kandang. Sementara, ada tiga ekor kambingnya yang sekarat.


Plt Kapolsek Tawangmangu, Ipti Ismugiyanto, membenarkan adanya laporan tersebut. Tetapi, pihaknya belum bisa memastikan apakah hewan buas yang dimaksud warga adalah benar harimau atau tidak. "Kami masih melakukan penyelidikan, belum bisa pastikan itu harimau atau tidak. Karena seperti yang terjadi di Klaten dulu, dikira harimau ternyata anjing," ungkapnya kepada JawaPos.com, Kamis (1/11). 


Ismugiyanto menambahkan, pihaknya meminta kepada warga desa untuk berjaga malam. Ini dilakukan untuk memastikan apakah hewan buas yang disebut warga itu benar harimau atau tidak.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore