
PILPRES 2019: Mahfud MD saat ditemui di Bandara Adisutjipto Jogjakarta, Senin (4/1).
JawaPos.com - Mahfud MD tak memungkiri beberapa pernyataan yang disampaikan Amien Rais jelang pemilu dikeluarkan di momen yang tepat. Tujuannya supaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap bersikap profesional selama proses penyelenggaraannya.
"Mumpung belum pemilu, apa yang dikhawatirkan agar disampaikan sekarang. Pak Amien itu menyampaikan sekarang, ya betul juga. Benar agar KPU profesional," kata Mahfud MD saat ditemui di Bandara Adisutjipto Jogjakarta, Senin (1/4).
Meski diakuinya, beberapa pernyataan Amien Rais tidak benar. Semisal saja perhitungan suara yang dilakukan di Hotel Borobudur. "Jadi informasinya kurang lengkap kalau menganggap KPU itu akan menggunakan (Hotel) Borobudur untuk penghitungan akhir hasil suara pemilu," katanya.
Kekhawatiran Ketua Dewan Kehormatan PAN itu jika dilakukan perhitungan suara di Hotel Borobudur karena ada 'genderuwo'. Yakni bisa berpotensi terjadi kecurangan. Sebab di hotel itu dicurigai banyak peretas atau hacker.
"Itu maksudnya kalau di (Hotel) Borobudur itu kira-kira bisa dilakukan kecurangan. Harus diingat KPU itu sejak 2014 tidak lagi menghitung suara di Borobudur. Terakhir itu 2009 ketika Ketua Hafiz Anshari memang dihitung di Borobudur. Tapi sesudah itu banyak protes, jadi sesudah itu tidak di Borobudur," katanya.
Selain itu selama ini cara perhitungan manual tidak melalui komputer. Komputer hanya sebatas untuk menyampaikan informasi saja. Jadi, menurut Mahfud, isu mengenai adanya program komputer yang akan menyedot hasil perhitungan suara itu tidak benar.
Ia berharap semua bersikap dengan bijak. KPU harus responsif terhadap kekhawatiran orang, sementara peserta atau kontestan juga harus sportif dalam berlaga di pemilu ini. "Mari kita semua sportif, siap menerima kemenangan dan kekalahan. Ndak usah pakai ancam-mengancam karena ini negara kita juga. Jangan sampai kita semua menyesal kalau sudah terjadi sesuatu yang tak bisa dikendalikan," ucapnya.
Sebelumnya, Amien Rais mengatakan, pihaknya akan menyiapkan aksi massa besar jika sampai muncul dugaan kecurangan dalam pilpres 2019. Mantan ketua MPR itu bahkan sudah enggan melapor pada MK karena lebih memilih people power.
“Kalau nanti terjadi kecurangan, kita enggak akan ke MK. Enggak ada gunannya, tapi kita pilih people power, karena itu sah,” kata Amien di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3).
Amien Rais beberapa waktu sebelumnya juga meminta agar perhitungan suara oleh KPU tak dilakukan di Hotel Borobudur karena dianggap di tempat tersebut ada banyak 'genderuwo' dan 'jin'.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
