
Photo
SURABAYA Barat punya momen level dunia pada Mei tahun ini. Tepatnya ketika Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi venue Piala Dunia U-20. Hajatan sepak bola yang diikuti banyak negara.
Pada saat itulah, Surabaya akan menjadi sorotan dunia. Di saat itu pula, jutaan orang akan mengamati Surabaya. Kota semacam apakah Surabaya ini? Bagaimana infrastrukturnya? Bagaimana kondisi berbagai hotelnya? Hingga pengamatan pada keramahan publiknya.
Bisakah Surabaya masuk daftar sebagai kota kelas dunia setelah menggelar event penting itu. Lalu, dapatkah event-event olahraga lain diselenggarakan di Surabaya. Semua pertanyaan yang harus dijawab dengan optimisme dan langkah yang konkret.
Surabaya Barat memang berkembang pesat sejak 20 tahun terakhir ini. Wilayah yang dulunya hanya berupa tambak dan persawahan itu terus bersolek.
Kini, Surabaya Barat memang berubah menjadi kawasan yang molek. Begitu bangganya orang bila tinggal di Surabaya Barat. Harga tanah di sana juga terus meroket. Yang pasti, berinvestasi di Surabaya Barat juga tak ada ruginya.
Apa pun bisnisnya apabila diusahakan di Surabaya Barat pasti jalan. Investasi propertinya maju pesat. Lihat pula deretan investasi kulinernya. Semuanya kelas middle up. Artinya, yang berinvestasi sudah memikirkan dengan matang siapa segmen market-nya. Berderet-deret seolah-olah mereka tak takut bersaing.
Bukan hanya di pusat Surabaya Barat yang berkembang. Wilayah pelosok-pelosoknya pun ikut maju. Rupanya semuanya juga hidup. Selepas magrib, hilir mudik penjual seperti tak pernah ada habisnya. Mereka menjajakan beraneka dagangan. Kuliner paling banyak mendominasi. Semuanya ada pula yang membeli. Semua pedagang memiliki rezeki meski berbeda dan tidak sama antara satu dan lainnya.
Keramahan penduduknya yang luar biasa juga terasa. Sebagaimana ketika pemkot mengadakan kompetisi lingkungan di Pondok Benowo Indah. Antusiasmenya dua jempol. Sampai siang pun, mereka tak mau beringsut dari tempat duduk. Seolah-olah ingin menunjukkan bahwa inilah Surabaya Barat.
Tentu, antusiasme yang sama harus mereka tunjukkan ketika hajatan Piala Dunia U-20 berlangsung. Keramahan yang sama harus ditunjukkan kepada tamu-tamu dunia bahwa Surabaya adalah kota kelas dunia.
Yang pasti, Surabaya harus mampu menangkap momen Piala Dunia U-20 tersebut sebaik-baiknya.
Infrastruktur memang terus dibangun di sana. Setidaknya progres pembangunan jalan lingkar luar barat sudah sedemikian majunya. Bahkan, target 2022 diklaim sudah tuntas 100 persen. Nanti ke GBT kian cepat. Tak perlu harus membelah kemacetan Jalan Banyu Urip yang bikin pusing itu.
Progres pembangunan GBT juga kian maju. Tinggal sedikit lagi, pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut akan tuntas. Saat ini pembangunan memang diambil alih oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Di stadion itu, bau sampah dari TPA Benowo juga sudah ditaklukkan dengan penyemprotan eco lindi. Senyawa yang dibikin seorang mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada dan tinggal di Sidoarjo. Istimewanya, bau gunung sampah itu tak lagi menyengat.
Semua potensi tersebut harus terkelola dengan baik. Ke depan, saya yakin Surabaya Barat adalah episentrum perkembangan Surabaya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
