
CUACA BERAWAN: Para golfer peserta 75th Jawa Pos Platinum Gold Tournament menjalani latihan di The Araya Golf Course, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (23/1).
JawaPos.com – Cuaca yang tak bersahabat menjadi tantangan setiap penyelenggaraan turnamen di musim hujan seperti saat ini. Demikian pula ajang 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament yang mengawali turnamen pro hari pertama pagi ini.
Sebagai salah satu syarat lapangan golf bisa sebuah turnamen pro, alarm petir telah terpasang di The Araya Golf Course, Malang, venue tempat diselenggarakannya 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament. Begitu alarm tersebut berbunyi, turnamen akan segera dihentikan dan semua golfer harus ditarik kembali ke club house.
Chairman PGA Tour of Indonesia (PGATI) Agus Triyono menyebutkan, hujan yang disertai petir masih berpeluang terjadi di kawasan sekitar The Araya. Apalagi setelah melihat tren cuaca di Kota Malang beberapa hari terakhir. Untuk diketahui, PGATI sudah berada di Malang sejak Sabtu (20/1). ’’Intensitas hujan memang masih sedang. Tapi, munculnya petir tidak dapat diprediksi,’’ ungkapnya.
Dalam practice round kemarin pagi hingga sore (23/1), hujan tidak turun meskipun mendung sejak pagi hari. Agus pun menjabarkan mekanisme pihaknya untuk menentukan alarm petir dapat dibunyikan. Biasanya, turnamen pro menggunakan lightning detector sebagai indikator penentu bahaya sambaran petir di lapangan golf. PGATI juga menggunakan peranti itu.
Peranti lightning detector biasanya menggunakan perhitungan jarak antara posisi terjadinya petir dengan lapangan golf. Tingkatannya ada tiga, yakni 3 kilometer, 8 kilometer, dan 15 kilometer. ’’Nah, ketika indikatornya menunjuk ke 3 kilometer, situasi itu sudah berbahaya bagi siapa pun yang berada di lapangan golf. Saat itulah turnamen dihentikan, dan pegolf ditarik dari lapangan,’’ tutur Agus.
Tidak hanya menggunakan peranti lightning detector. Untuk menentukan alarm petir bisa dibunyikan juga bisa menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di gawai. Mekanisme penggunaannya pun tak jauh berbeda dengan lightning detector. Yakni, menggunakan tiga tingkatan jarak di antara 3 kilometer, 8 kilometer, dan 15 kilometer. (ren/c18/ady)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
