
Ilustrasi
DEKLARASI Istanbul yang dicetuskan sejumlah kepala negara dalam pertemuan OKI dua hari lalu mempunyai makna strategis. Pernyataan bahwa Jerusalem Timur adalah ibu kota Palestina sangat penting untuk mengembalikan spirit road map perundingan damai Israel-Palestina ke jalurnya: two-state solution.
Isi deklarasi tersebut memang sulit untuk direalisasi. Negara-negara Uni Eropa tampaknya juga tidak akan mengambil langkah serupa. Meski negara-negara Benua Biru tersebut juga tidak sepakat dengan pengakuan sepihak Presiden AS Donald Trump bahwa Jerusalem merupakan ibu kota Israel.
Namun, yang paling strategis adalah memberikan counter wacana bahwa sebuah pengakuan secara internasional lebih kuat klaimnya ketimbang pernyataan AS saja. Deklarasi itu penting untuk mengingatkan AS dan Israel bahwa mereka tidak bisa bertindak seenaknya untuk urusan Palestina. Juga penting untuk mengingatkan bahwa klaim-klaim zionisme tentang tanah yang dijanjikan sepenuhnya bisa dipertanyakan.
Sebuah media online parodi AS The Beaverton sempat memublikasikan tulisan satire. Yakni, Otoritas Palestina mengakui bahwa Texas adalah bagian dari Meksiko, bukan AS. Sebab, sejarah menunjukkan bahwa AS-lah yang mencaplok Texas. Selain itu, Pemimpin Otoritas Palestina Mahmoud Abbas berencana memindahkan kedutaan besarnya dari Mexico City ke Houston. Sebuah parodi satire yang sangat telak.
Sejauh ini, Israel –yang tentu saja dengan dukungan AS– selalu bisa berbuat seenaknya melanggar aturan internasional. Hingga kemarin, Israel terus saja membangun banyak permukiman baru yang mencaplok banyak wilayah di kawasan Tepi Barat, yang notabene wilayah Palestina. Hingga kemarin pula, sanksi maupun resolusi PBB sama sekali tak punya gigi di hadapan Israel. Ibarat macan ompong.
Akibatnya, Israel terus saja membangun permukiman. Curangnya lagi, dunia internasional tak bisa berbuat apa-apa meski Israel dengan culas membangun permukimannya sedemikian rupa. Melintang tak beraturan dan secara acak mencaplok wilayah Palestina seperti taburan kismis di atas kue. Sedikit-sedikit, tapi mencakup banyak wilayah.
Saking tersebarnya permukiman tersebut, banyak diplomat yang menyebutkan bahwa solusi dua negara (two-state solution) bisa mustahil. Sebab, permukiman Yahudi sudah sedemikian tersebar.
Sudah saatnya ada langkah internasional untuk memaksa Israel menaati hukum internasional dan kembali ke road map perdamaian yang dulu disepakati di Oslo. Indonesia bersama negara-negara OKI bisa menjadi pionir untuk mewujudkannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022