
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya menyebut 63 dari 65 orang yang diamankan jelang aksi demo di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/8) terafiliasi Kelompok Anarko. Mereka berniat menunggangi aksi dan berbuat rusuh di lokasi aksi.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, sebanyak 63 orang yang sudah diamankan oleh jajarannya terbagi atas 2 klaster berbeda. Yakni sebanyak 53 orang masuk dalam klaster pelaksana. Sementara10 orang lainnya berada pada klaster pembiayaan.
”Hasil pemetaan dan pemantauan terhadap dinamika kelompok masyarakat dan mahasiswa yang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko, telah teridentifikasi melakukan konsolidasi yang selanjutnya berkembang akan menunggangi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilaksanakan hari ini,” terang Iman konferensi pers di Jakarta.
Konsolidasi yang dilakukan oleh puluhan orang tersebut dilakukan secara bertahap dan menunjukkan proses penguatan narasi, pengumpulan donasi, mobilisasi serta persiapan sarana yang diduga akan digunakan untuk menunggangi aksi massa tersebut.
Baca Juga:Aktivis Pati Kecewa Puan Maharani Tak Hadir saat Rapat Paripurna Bahas RUU Perampasan Aset
Iman menyebut, tahapan-tahapan yang dilakukan kelompok itu dimulai dari konsolidasi internal dengan membangun kesamaan isu yang disuarakan. Salah satunya terkait dengan RUU Perampasan aset yang juga disuarakan massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Tahapan-tahapan tersebut berlangsung dari mulai tahapan konsolidasi di mana pada tahap ini sejumlah unsur melakukan konsolidasi internal dan membangun kesamaan isu yang akan disuarakan. Salah satu isu utama yang berkembang saat ini adalah RUU Perampasan Aset.
”Dalam tahapan ini konsolidasi diarahkan pada penyamaan persepsi serta penguatan narasi yang selanjutnya akan disampaikan ke publik,” ujarnya.
Tahap berikutnya adalah melakukan penguatan narasi dan penggalangan dana. Diantaranya dengan menggulirkan isu di ruang publik melalui flyer-flyer yang dinilai provokatif. Tidak hanya itu, kelompok tersebut mengajak elemen lain untuk melakukan amplifikasi, melakukan aksi, menyebarkan isu, dan menggalang pergerakan.
”Dalam hal penggalangan donasi diduga ada indikasi upaya-upaya menerima dana baik langsung maupun tidak langsung,” ucap Iman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
