
Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi B, Ade Suherman. (Istimewa)
JawaPos.com - Tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan kerja menunjukkan bahwa kebutuhan warga Jakarta terhadap peningkatan keterampilan dan kompetensi masih sangat besar.
Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak ragu menambah kuota pelatihan kerja, khususnya pada kompetensi yang memiliki prospek penyerapan tenaga kerja.
Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi B, Ade Suherman, mengatakan pelatihan kerja harus dipandang sebagai salah satu investasi pemerintah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Jakarta.
“Permintaan masyarakat terhadap pelatihan kerja sangat tinggi. Ini menunjukkan warga kita memiliki kemauan untuk meningkatkan skill dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di dunia kerja. Jadi jangan ragu untuk menambah kuota pelatihan,” ujar Ade lewat keterangannya, Kamis (20/8).
Menurut Ade, kondisi pasar tenaga kerja Jakarta memang membutuhkan perhatian berkelanjutan. Berdasarkan data BPS, pada Februari 2026 jumlah angkatan kerja Jakarta mencapai 5,53 juta orang, meningkat sekitar 57,64 ribu orang dibandingkan Februari 2025. Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 5,20 juta orang. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jakarta tercatat 6,03 persen.
Ade menilai angka tersebut menunjukkan bahwa pemerintah perlu terus memperkuat dua sisi sekaligus: menciptakan akses terhadap peluang kerja dan meningkatkan kualitas pencari kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kita tidak bisa hanya bicara soal menciptakan lowongan. Warga yang akan mengisi lowongan tersebut juga harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Karena itu pelatihan kerja menjadi jembatan penting antara pencari kerja dengan dunia usaha,” kata Ade.
Menurutnya, peluang kerja di Jakarta sebenarnya cukup besar dan terus dibuka melalui berbagai sektor. Pemprov DKI, misalnya, sepanjang 2026 menyelenggarakan berbagai job fair. Jakarta Selatan Career Fest 2026 menyediakan ribuan lowongan dari puluhan perusahaan, sementara Career Fest Jakarta Timur menyediakan sekitar 2.000 lowongan dari 37 perusahaan dan menarik 3.190 pelamar.
Namun, Ade mengingatkan bahwa banyaknya lowongan tidak otomatis menyelesaikan persoalan pengangguran apabila kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Karena itu, ia mendorong agar penambahan kuota pelatihan PPKD juga dibarengi dengan pemetaan kebutuhan pasar kerja secara lebih tajam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
