
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meluncurkan rute khusus Transjakarta 51ST di CFD Bundaran HI, Minggu (9/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan langkah strategis untuk merestrukturisasi sistem transportasi kepulauan di ibu kota. Mulai tahun depan 2027, pengalihan pengelolaan transportasi laut menuju dan dari Kepulauan Seribu akan diserahkan sepenuhnya kepada BUMD DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Langkah ini diambil untuk mrnghilangkan ketimpangan fasilitas publik serta meningkatkan efisiensi mobilitas warga kepulauan agar setara dengan kawasan daratan Jakarta.
Selama ini, operasional moda transportasi laut di wilayah Kepulauan Seribu berada di bawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Pramono menegaskan, integrasi ke dalam ekosistem BUMD akan memberikan kepastian layanan dan kemudahan konektivitas bagi masyarakat.
"Mulai tahun depan, dari seluruh kota maupun Kepulauan Seribu, transportasinya harus lebih mudah dan efisien. Pengelolaannya tidak lagi dikelola oleh Dinas Perhubungan, tetapi akan diberikan kepada BUMD, dalam hal ini Transjakarta," ujar Pramono saat peluncuran layanan Call Center 1500813 Dishub DKI Jakarta di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8).
Dengan skema baru ini, mobilitas warga Kepulauan Seribu yang ingin bepergian ke lima wilayah kota administratif Jakarta dijamin akan jauh lebih terintegrasi, baik saat berangkat maupun ketika kembali.
Saat ini, tingkat konektivitas transportasi umum di Jakarta telah mencapai angka 93%. Kesadaran warga untuk beralih ke moda transportasi publik juga menunjukkan tren positif, di mana volume pengguna Transjakarta melonjak hingga 14,99% pada semester tahun ini.
Untuk menjaga keterjangkauan, Pemprov DKI tetap mempertahankan fasilitas tarif Rp0 (gratis) bagi 15 golongan masyarakat terdaftar, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, pelajar, mahasiswa, ASN dan lainnya.
Kebijakan perbaikan konektivitas ini bukan tanpa alasan. Pemprov DKI Jakarta mencatat bahwa kerugian ekonomi akibat dampak kemacetan lalu lintas di Jakarta menembus angka yang sangat fantastis.
"Setiap satu tahun, akibat kemacetan di Jakarta, dari data yang kami peroleh termasuk yang dihitung oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, (kerugian) lebih dari Rp100 triliun. Maka untuk itu, kemudahan transportasi terus kami lakukan," tegas Pramono.
Selain perombakan rute laut, Pemprov DKI Jakarta juga bersiap meresmikan proyek infrastruktur transportasi darat strategis pada bulan Agustus 2026 ini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
