Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Juli 2026 | 04.40 WIB

Berawal Teguran Geber Motor, Bentrok Maut Matraman Berujung 7 Tersangka

Bentrokan antar kelompok yang diduga melibatkan mata elang dan warga terjadi di Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7) pagi. (X: @netizenledger)

JawaPos.com - Konflik mencekam yang dipicu masalah sepele di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, berujung pada penetapan tujuh orang tersangka oleh kepolisian. Menanggapi insiden yang menelan korban jiwa hingga membuat madrasah sekitar menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan koordinasi ketat demi menjaga kondusivitas ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas perselisihan antarwarga yang terjadi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak. Pihaknya langsung menginstruksikan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk berkoordinasi intensif dengan aparat penegak hukum serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentunya menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam, sedih, berduka dengan peristiwa yang terjadi di kawasan Matraman," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (27/7).

Pramono menegaskan pentingnya menjaga ketenangan warga dan meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh isu liar maupun disinformasi yang beredar.

"Secara khusus sebagai Gubernur Jakarta, saya mengimbau kepada semua masyarakat kita untuk kepala dingin, tidak melakukan tindakan provokasi yang berpotensi untuk memperluas konflik, tidak menyebarkan informasi atau disinformasi yang tidak berdasarkan fakta, dan tidak merusak fasilitas umum," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa optimasi Satgas Jaga Jakarta yang menyinergikan TNI, Polri, dan Pemprov DKI ditujukan untuk memastikan situasi di lapangan tetap tenang dan kondusif.

Pemicu Sepele: Teguran Geber Motor Berujung Perusakan
Rangkaian aksi kekerasan di pemukiman ini rupanya bermula dari insiden kecil. Seorang pengendara sepeda motor yang tidak terima ditegur warga lantaran menggeber kendaraannya, kembali membawa sejumlah rekan untuk melakukan penyisiran.

Karena warga yang dicari tidak ditemukan, para pelaku melampiaskan amarah dengan merusak gerobak usaha milik warga setempat. Polisi bergerak cepat dan mengamankan empat pelaku utama aksi perusakan tersebut.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore