Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 13.13 WIB

Kasus Cekcok Satpam di Bundaran HI: 3 Pria di Alphard Ternyata Anggota Polda Jabar

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu bersama Kuasa Hukum Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7). (Istimewa) - Image

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu bersama Kuasa Hukum Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7). (Istimewa)

JawaPos.com - Identitas pengemudi dan penumpang mobil Toyota Alphard yang terlibat perselisihan dengan seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) akhirnya terungkap. Tiga orang yang berada di dalam mobil mewah tersebut dipastikan merupakan anggota aktif Polda Jawa Barat (Jabar).

Insiden yang sempat diwarnai dugaan tindakan arogan tersebut resmi diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (24/7 malam.

Mediasi menghadirkan korban yang merupakan satpam proyek MRT Jakarta, Fiktor Harefa, 27, bersama pihak pengendara Alphard, serta disaksikan langsung oleh Paminal Polda Jabar.

Berakhir Damai, Namun Proses Hukum Tetap Berjalan

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk saling memaafkan dan mengakui kekhilafan masing-masing.

"Kedua belah pihak saling memaafkan, mengakui kesalahan, dan saling memaafkan. Itu yang dapat saya sampaikan pada kesempatan malam hari ini rekan-rekan," ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Jumat (24/7) malam.

Kendati kesepakatan damai telah tercapai secara personal, Braiel menegaskan bahwa proses hukum terkait dugaan pelanggaran lalu lintas maupun tindakan indisipliner oknum polisi tersebut tetap berlanjut.

Penanganan dugaan pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai, diserahkan kepada Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara untuk dugaan tindakan arogan para pelaku, penanganannya ditarik langsung oleh internal kepolisian.

"Terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Bid Propam Polda Jawa Barat," tegas Braiel.

Kronologi Insiden di Pelican Crossing Thamrin

Peristiwa berawal pada Rabu (22/7), ketika mobil Toyota Alphard tersebut diduga menerobos lampu merah di area pelican crossing Jalan MH Thamrin, tepat di kawasan Bundaran HI.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore