
Kompetisi Liga Akamsi di RW 005 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. (Instagram Liga Akamsi)
JawaPos.com - Di tengah gemuruh euforia sepak bola nasional yang kini didominasi tren pemain naturalisasi, sebuah gerakan akar rumput tumbuh secara mandiri di sudut-sudut sempit perkotaan. Adalah Liga Akamsi, sebuah wadah kompetisi sepak bola jalanan yang digagas untuk menjaring talenta tersembunyi sekaligus menyediakan ruang bermain bagi anak-anak di pemukiman padat penduduk.
Inisiatif kompetisi Liga Akamsi sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2025 lalu. Gerakan ini diinisiasi oleh seorang pemuda, Firqi Hidayatulah, 23, yang akrab disapa Kiwil selaku Presiden Liga Akamsi, bersama pengurus Karang Taruna Unit 5 RW 005 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora.
Lahirnya turnamen ini dipicu oleh rasa keprihatinan atas minimnya kesempatan bagi masyarakat bawah untuk menunjukkan bakat mengolah si kulit bundar.
"Kita selalu dijejeli sama hal-hal yang berbau naturalisasi, naturalisasi, naturalisasi gitu. Sedangkan di antara kita banyak banget masyarakat yang gila sama sepak bola, tapi sayangnya mereka tidak punya kesempatan atau tidak punya relasi atau tidak punya panggung untuk mereka tampil yang pada akhirnya bisa dilihat orang banyak," ujar Kiwil kepada JawaPos.com beberapa waktu lalu.
Menjelma Jadi Ruang Main Aman di Tengah Kepungan Beton
Istilah Akamsi yang merupakan akronim dari 'Anak Kampung Sini' mungkin terdengar seperti gurauan semata. Namun, di balik nama tersebut, terdapat misi sosial yang sangat penting. Liga Akamsi dibentuk untuk menyediakan ruang bermain yang aman bagi anak-anak di tengah minimnya fasilitas publik yang ramah anak akibat pesatnya pembangunan kota.
Kondisi wilayah padat pemukiman sering kali memaksa anak-anak nekat bermain bola di tempat seadanya hingga membahayakan keselamatan mereka.
"Jadi sayang banget merekanya enggak dapat lahan, enggak punya space untuk bermain bola gitu, akhirnya mereka main di jalan setiap harinya sampai sering kejadian mereka ketabrak. Makanya pas ada Liga Akamsi mereka semangat sekali nih," ucapnya.
Sejauh ini, kompetisi tersebut telah bergulir di dua kawasan padat pemukiman di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, yakni Penjaringan Tanggul Bakti serta Pasar Buah Angke Jembatan Lima, Tambora. Wilayah Tambora sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan permukiman terpadat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022