Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 22.53 WIB

Gubernur Pramono Buka Suara Soal Tawuran Maut di Koja, Janjikan Fasilitas Ini agar Remaja Tak Lagi Bentrok

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta memberi perhatian serius terhadap insiden pengeroyokan maut antar-remaja yang dipicu saling tantang di media sosial Instagram di kawasan Komplek UKA, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka kekerasan jalanan dengan mengalihkan energi para remaja ke kegiatan yang lebih produktif.

"Saya sekali lagi nggak bosan-bosan meminta kepada siapa pun yang melakukan tawuran itu untuk menghentikan tawuran di Jakarta. Supaya energinya disalurkan dengan hal-hal yang lebih positif, lebih produktif," ujar Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (21/7).

Pendekatan Pemprov DKI: Dari Ring Tinju Hingga Skateboard

Guna mencegah peristiwa serupa terulang, Pemprov DKI Jakarta terus mendalami akar permasalahan tawuran yang kerap kali dipicu oleh hal-hal sepele. Menurut Pramono, perselisihan kecil seperti balap motor, tempat nongkrong, hingga permainan catur pun bisa berujung bentrokan jika tidak ada keakraban antar-warga.

Sebagai solusi konkrit, Pemprov DKI siap membangun berbagai sarana olahraga dan rekrutmen komunitas di titik-titik rawan konflik.

"Cara pendekatan yang dilakukan adalah memfasilitasi mereka dengan hal-hal yang bersifat membuat makin rukun di bawah. Contohnya yang kami bangunkan untuk skateboard, kemudian ring tinju, di tempat yang memang dulu tawurannya sering terjadi," jelas Pramono.

Ia menambahkan, pihak Pemprov DKI menargetkan aksi tawuran di ibu kota dapat dihilangkan atau setidaknya diminimalkan melalui penyediaan sarana-sarana tersebut.

Kronologi Pengeroyokan Maut Berawal dari Instagram

Sebelumnya, bentrokan berdarah meletus pada Sabtu (18/7) dini hari di sekitar Lapangan Voli Komplek UKA, Tugu Utara. Peristiwa ini bermula dari aksi saling tantang antara dua kelompok remaja melalui platform Instagram.

Setelah bersepakat untuk bertemu, salah satu kelompok berkumpul di sebuah kedai dan menyiapkan senjata tajam. Sekitar pukul 03.00 WIB, bentrokan tak terhindarkan. Seorang remaja berinisial A (16) yang terjatuh di lokasi menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam oleh kelompok lawan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore