Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 03.04 WIB

Motif Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel: Tersinggung Ucapan Guru Soal Seragam

Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan penyisiran setelah adanya ancaman dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan penyisiran setelah adanya ancaman dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Misteri di balik teror bom yang menggemparkan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan akhirnya benderang.

Polisi mengungkap bahwa motif pelaku berinisial MY, 34, nekat menyebarkan ancaman palsu tersebut lantaran tersinggung terkait biaya seragam sekolah anaknya.

Kini, pria yang merupakan warga sekitar sekolah tersebut harus mendekam di balik jeruji besi Polres Metro Jakarta Selatan. Pelaku bahkan terancam hukuman berat akibat aksi nekatnya.

Berawal dari Obrolan Seragam Sekolah Anak

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi menjelaskan, insiden ini bermula beberapa hari sebelum kejadian.

Kala itu, MY tengah berbincang dengan salah satu guru untuk menanyakan perihal biaya seragam sekolah anaknya, yang merupakan siswa di sekolah itu.

Namun, respons yang diterima justru melukai perasaan pelaku sehingga akhirnya ia berbuat nekat.

"Jadi, beberapa hari sebelum kejadian, kan nanya dia masalah seragam. Jawabannya, 'Udah, enggak usah beli seragamnya, saya tahu kondisi kamu kan begitu'," ujar AKP Joko, Rabu (15/7).

Ucapan dari oknum guru tersebut seketika membuat MY merasa tersinggung dan dipermalukan sebagai orang tua murid. "Jadi kayaknya merasa tersinggung gitu," tambah Joko.

Meski begitu, MY mengaku sangat menyesali perbuatannya dan tidak menyangka bahwa aksi pelampiasan emosinya tersebut akan memicu kehebohan besar di tengah masyarakat.

Sempat Mengaku Iseng saat Diperiksa Densus 88

Sebelum motif sakit hati ini terungkap, pelaku yang beraksi seorang diri ini sempat berdalih bahwa aksinya hanyalah keisengan belaka.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore