
Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan penyisiran setelah adanya ancaman dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Aparat kepolisian tidak hanya mengungkap identitas pelaku ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi bernama Maulana Yunus alias MY. Penyidik juga membeber rekam jejak pria berusia 34 tahun tersebut. Ternyata, MY bukan pertama kali menebar ancaman bom. Hal serupa pernah dia lakukan terhadap RT di lingkungan tempat tinggalnya.
Fakta itu terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap MY pada Senin (13/7). Tidak lama setelah mengirim pesan berisi ancaman bom, polisi langsung mengamankan pelaku. Kepada penyidik kepolisian, MY mengaku pernah melakukan hal serupa jauh sebelum mengirim pesan ancaman bom kepada guru dan petugas tata usaha SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.
”Yang bersangkutan juga pernah mengirimkan WA (ancaman bom) yang sama ke ketua RT-nya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin dikutip pada Selasa (14/7).
Baca Juga:Balsa Sekulic Mulai Adaptasi di Persib Bandung, Ungkap Peran Igor Tolic dan Sambutan Hangat Tim
Pasca menerima pesan berisi ancaman bom, ketua RT setempat menghubungi MY dan langsung mengajak bicara untuk mencari tahu alasan yang bersangkutan mengirim pesan tersebut. Tidak ada laporan kepolisian atas peristiwa itu. Namun, ancaman serupa kembali dikirimkan kepada pihak SDN Srengseng Sawah 15 Pagi hingga akhirnya dibuat laporan kepolisian.
Setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan, Iman menyampaikan bahwa pelaku tidak memiliki motif lain saat mengirim pesan bernada teror kepada guru dan petugas tata usaha di sekolah tersebut. Meski begitu, polisi tidak serta merta menerima penjelasan dari MY. Penyidik dari Polda Metro Jaya maupun Polres Metro Jaksel tetap melakukan pendalaman.
”Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja,” kata Kombes Iman.
Agar dapat mencari tahu lebih jauh, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Mereka ingin menggali lebih dalam latar belakang MY sekaligus untuk memastikan tidak ada kaitan antara pelaku dengan jejaring teroris.
”Sedang kami dalami terus dari penyidik berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror,” imbuhnya.
Selain itu, Tim Gegana Brimob bersama Densus 88 Antiteror Polri sudah menyisir seluruh area sekolah dan tidak menemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan. Fakta itu tidak sesuai dengan ancaman yang dikirimkan oleh pelaku pagi tadi.
Ancaman Bom Diterima Guru dan Petugas Tata Usaha Saat MPLS

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
