
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menjelaskan beberapa hal terkait isu terkini. Diantaranya kasus dugaan korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah dan teror di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi hari ini (13/7). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya memastikan sudah menangkap pelaku teror di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi pada Senin (13/7). Pelaku berinisial MY merupakan salah seorang warga di sekitar sekolah. Namun, motif pelaku menebar teror masih didalami oleh polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaku beraksi seorang diri. Dia diamankan tidak lama setelah menebar teror. Saat ini, pelaku dibawa oleh polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
”Kegiatan teror yang terjadi di wilayah Srengseng, Jakarta Selatan, untuk pelaku satu orang inisial MY. Beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah itu, sudah diamankan saat ini ada di Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Budi kepada awak media.
Motif pelaku meneror SDN Srengseng Sawah 15 pagi di hari pertama sekolah setelah libur panjang kini didalami oleh penyidik. Setelah pelaku ditangkap, Polda Metro Jaya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu lagi takut. Sebab, pelaku akan diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.
”Masih dalam pendalaman dari penyidik terkait tentang motif, tujuan dari yang bersangkutan. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk kita lebih bijak, karena kita ingin kegiatan pendidikan, dunia pendidikan ini, dalam kondisi yang nyaman,” ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya langsung menindaklanjuti laporan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Ancaman itu pertama kali diterima oleh salah seorang guru dan petugas tata usaha di sekolah tersebut. Berdasar informasi yang diterima oleh petugas kepolisian, ancaman diterima saat siswa dan guru sedang mengikuti upacara.
“Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah TKP serta mendalami asal pesan ancaman tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada awak media.
Tidak hanya itu, petugas kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pengirim pesan dan mencari tahu motif di balik ancaman tersebut. Budi meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sumber dan asal-usulnya.
”Masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan serta penyelidikan secara menyeluruh,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
