
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengumumkan langsung hasil akhir dari operasi sterilisasi teror bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (13/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Proses penyisiran bom secara menyeluruh di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya resmi dinyatakan rampung, Senin (13/7) pukul 13.00 WIB. Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengumumkan langsung hasil akhir dari operasi sterilisasi teror bom yang sempat memicu ketegangan di hari pertama sekolah atau saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Nurma memastikan seluruh area sekolah kini bersih dari ancaman. Hasil pemindaian berlapis oleh tim penjinak bom tidak menunjukkan adanya tanda-tanda barang mencurigakan atau bom bahaya.
"Untuk sementara ini setelah disisir beberapa jam, lebih kurang tadi 4 jam, itu tidak ada ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Iya, dinyatakan aman dari Gegana," ujar Kompol Nurma Dewi di lokasi kejadian setelah penyisiran selesai, Senin (13/7).
Sterilisasi Total Melibatkan Tim Gabungan Khusus
Nurma membeberkan, tuntasnya penyisiran ini berkat kerja sama taktis dari berbagai satuan elit. Operasi yang berlangsung sekira pukul 09.00 WIB hingga berakhir pada pukul 13.00 WIB ini dilakukan tanpa melewatkan satu sudut ruangan pun.
Pihak kepolisian tidak mau berspekulasi dan langsung menerjunkan kekuatan penuh demi menjamin keselamatan para siswa yang baru saja masuk sekolah setelah libur panjang.
"Semua sudah menyatakan aman, baik dari Gegana, kemudian juga Densus 88 dan anjing pelacak yang tadi ya, sudah melakukan tugasnya 4 jam menyatakan aman untuk SD Negeri Srengseng Sawah 15," urai Nurma.
Langkah Kapolsek Jagakarsa Pasca-Penyisiran Rampung
Begitu area sekolah dinyatakan steril dari bom, pihaknya kini bergerak cepat menjalin komunikasi dengan pihak sekolah untuk menentukan nasib kegiatan belajar mengajar esok hari. Namun, penuntuan masuk atau tidaknya para murid tergantung dari pihak sekolah.
"Nah, untuk sementara ini dari Kasudin, kemudian dari pendidikan, dari Wali Kota ini lagi koordinasi untuk besok apakah setelah dinyatakan aman untuk bisa masuk sekolah untuk adik-adiknya. Jadi kita serahkan ke Sudin Pendidikan," tuturnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
