Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 00.48 WIB

Penyebab Jalan Cinta Pulogadung Amblas Terkuak, Pemprov DKI Ambil Tindakan Ini

Warga mengeluhkan kondisi jalan amblas di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur yang semakin meluas selama lima bulan sejak April 2026. (ANTARA) - Image

Warga mengeluhkan kondisi jalan amblas di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur yang semakin meluas selama lima bulan sejak April 2026. (ANTARA)

JawaPos.com - Teka-teki mengenai penyebab amblasnya Jalan Cinta di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, akhirnya terungkap. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa kerusakan parah yang terjadi sejak Maret 2026 tersebut dipicu oleh retaknya struktur tanggul Kali Sunter.

Menyikapi kondisi yang kian memburuk, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta kini tengah mematangkan persiapan untuk melakukan perbaikan permanen. Proyek pemulihan infrastruktur ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini juga.

Kepala Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas SDA DKI Jakarta, Ericson Indra Pulungan, menjelaskan bahwa penanganan tidak akan dilakukan setengah-setengah. Selain memulihkan badan jalan, penguatan struktur tanggul menjadi fokus utama agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA DKI Jakarta akan melakukan perbaikan perkuatan tanggul dan berkoordinasi dengan Kementerian PU melalui BBWSCC yang memiliki kewenangan pengelolaan Kali Sunter," ujar Ericson, Rabu (8/7).

Menurut Ericson, langkah menyeluruh wajib diambil mengingat akar utama dari amblasnya aspal bersumber dari kerusakan infrastruktur penahan aliran sungai di bawahnya.

"Saat ini sedang tahapan persiapan penanganan untuk perbaikan tanggul secara permanen yang akan dilaksanakan tahun ini oleh Dinas SDA Jakarta," tambahnya.

Kondisi Terkini: Kemiringan Ekstrem 90 Derajat

Sebagai informasi, penurunan tanah di Jalan Cinta sejatinya sudah terdeteksi sejak Maret 2026. Seiring berjalannya waktu, kerusakan di ruas sepanjang sekitar 100 meter tersebut terus meluas hingga memicu amblasnya sebagian besar badan jalan.

Saat ini, tingkat kemiringan jalan diperkirakan telah mencapai sekitar 90 derajat. Dampaknya, akses transportasi publik di lokasi tersebut lumpuh dan hanya menyisakan ruang sempit yang dapat dilintasi oleh sepeda motor.

Di sisi lain, sejumlah warga setempat menduga amblesnya jalan ini diperparah oleh aktivitas pengerukan sedimen Kali Sunter terdahulu. Pengerukan diduga menggunakan alat berat yang beroperasi langsung dari atas badan jalan, bukan dari dalam aliran sungai.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore