Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 02.35 WIB

Dugaan Suap Demo BEM UBK: Mahardhika Soekarno Buka Suara soal Marwah Kampus

Pengurus BEM FH UBK sempat diminta pertanggungjawaban oleh pihak kampus dan mahasiswa UBK agar membalikan nama baik UBK. (X: @salam4jari) - Image

Pengurus BEM FH UBK sempat diminta pertanggungjawaban oleh pihak kampus dan mahasiswa UBK agar membalikan nama baik UBK. (X: @salam4jari)

JawaPos.com - Dugaan keterlibatan oknum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) dalam penerimaan uang senilai Rp20 juta untuk mengalihkan lokasi demonstrasi memicu keprihatinan mendalam.

Isu sensitif ini langsung mendapat respons dari M. Mahardhika Suprapto atau yang dikenal Mahardhika Soekarno, selaku putra dari pendiri UBK, almarhumah Rachmawati Soekarnoputri.

Mahardhika yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan DPP Gerakan Pemuda Marhaenis menegaskan, jika dugaan tersebut terbukti secara hukum, dampaknya akan sangat masif terhadap legitimasi gerakan moral mahasiswa di Indonesia.

"Saya sangat prihatin apabila informasi yang berkembang tersebut benar adanya. Jika terbukti, persoalan ini bukan hanya menyangkut satu atau dua orang, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan dan kekuatan moral bangsa," ujar Mahardhika dikutip Selasa (30/6).

Sebagai bagian dari keluarga pendiri, Mahardhika tidak menampik adanya ikatan emosional yang kuat dengan kampus berlambang Sang Proklamator tersebut.

Namun, ia mengklarifikasi bahwa sejak wafatnya sang ibu pada tahun 2021, dirinya sudah tidak terlibat dalam struktur operasional universitas maupun Yayasan Pendidikan Soekarno.

Meski tidak mengetahui dinamika internal secara langsung, ia mengaku sedih melihat institusi yang dibangun dengan visi besar kini diterpa isu miring. Menurutnya, UBK didirikan bukan sekadar untuk mencetak lulusan akademis, melainkan melahirkan manusia dengan keberanian moral yang tinggi.

"Saya berharap Universitas Bung Karno dapat terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai yang diwariskan pendirinya. Jangan sampai harapan besar almarhumah luntur oleh dinamika yang berkembang saat ini," tuturnya.

Desak Evaluasi Total, Tolak Generalisasi

Guna memulihkan nama baik institusi, Mahardhika mendorong pihak yayasan dan rektorat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan organisasi kemahasiswaan.

Kendati demikian, ia meminta masyarakat luas bijak dan tidak menggeneralisasi kesalahan oknum kepada seluruh mahasiswa UBK.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore