Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 04.39 WIB

Anak Temukan Ulat di Sayur MBG, Alasan Ibu ini Dukung Program Tetap Jalan

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta menggelar aksi di kawasan Monas pada Senin (22/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta menggelar aksi di kawasan Monas pada Senin (22/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sejumlah emak-emak menggelar aksi unik dengan membawa panci, wajan, hingga alat masak di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Di balik aksi jenaka yang sempat mereka jadikan konten TikTok tersebut, para ibu ini membawa aspirasi meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan meski kualitasnya masih jauh dari sempurna.

Salah satu massa aksi, Wulan, warga Halim, Jakarta Timur, blak-blakan menceritakan pengalamannya sebagai ibu dari tiga anak yang mencicipi langsung program MBG. Baginya, MBG memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi dapur mereka.

"Manfaat yang dirasakan ya memang bermanfaat sekali, lebih irit. Anak saya tiga, jadi uang jajan mereka sekarang utuh dan bisa ditabung karena sudah mendapatkan jatah makan di sekolah," ujar Wulan saat ditemui di lokasi aksi, Senin (22/6).

Kritik Kualitas Menu: Dari Sayur Berulat hingga Tomat Layu
Meski terbantu secara finansial, Wulan tidak menutup mata terhadap berbagai borok di lapangan. Ia mengaku anak-anaknya sering mengeluhkan kondisi makanan siap saji yang mereka terima di sekolah.

Kondisi higienitas dan kesegaran bahan baku menjadi catatan merah yang paling disoroti oleh para orang tua murid.

"Anak saya sering komplain. Pernah bilang, 'Mama tadi aku di sekolah dapat MBG tapi ada ulatnya di sayuran, di seladanya'. Atau pernah juga kebagian tomat yang rasanya sudah tidak enak," ungkap Wulan.

Selain masalah kebersihan, ia menyebut anak-anak kurang menyukai menu cepat saji seperti burger. Menurutnya, anak sekolah lebih lahap jika disajikan makanan segar yang diolah layaknya masakan rumahan, seperti ayam atau daging segar.

Tolak MBG Dihentikan, Minta Kualitas Ditingkatkan

Merespons desakan beberapa pihak yang meminta program MBG dihentikan akibat sengkarut masalah korupsi hingga kualitas, Wulan dengan tegas tidak sependapat. Bagi dia, asas manfaat program ini jauh lebih besar bagi masa depan anak-anak jika dikelola dengan benar.

Ia meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap cita rasa dan kandungan gizi agar makanan yang dibagikan tidak terkesan asal-asalan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore