Puluhan ribu orang menggelar orasi mendukung MBG dilanjutkan di depan kantor Gubernur NTB. (Istimewa)
JawaPos.com - Puluhan ribu relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meminta kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal agar melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa menilai program ini bisa membantu pemenuhan gizi anak dan membuka lapangan pekerjaan.
Massa yang hadir berasal dari berbagai daerah. Mereka adalah ibu-ibu hingga anak muda yang bekerja sebagai relawan SPPG, pemilik yayasan atau dapur MBG, serta anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Sawaludin Aweng mengatakan, MBG memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat. Anak-anak sekolah bahkan merasakan secara langsung program tersebut.
"Kami hadir di sini untuk menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis harus tetap dilanjutkan. Program ini bukan hanya soal makanan, tetapi menyangkut masa depan generasi muda dan pemenuhan gizi anak-anak kita," kata Sawaludin dalam orasi di depan kantor Gubernur NTB, Senin (22/6).
Massa menilai, MBG juga menggerakan roda ekonomi desa. Selain membuka lapangan kerja baru, banyak produk masyarakat yang terserap oleh program ini.
"Program ini membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Banyak pemuda yang bekerja di dapur MBG, petani dan pedagang juga mendapatkan manfaat karena bahan baku dibeli dari masyarakat sekitar," imbuhnya.
Dengan begitu terjadi efek domino dari berjalannya MBG. "Ini bukan hanya program makan gratis. Ada dampak ekonomi yang besar. Uang berputar di desa, pedagang hidup, petani mendapatkan pasar, dan masyarakat memperoleh pekerjaan," tegasnya.
Dalam kesempatan ini, massa menyatakan keberatan atas penghentian sementara MBG selama libur sekolah 3 pekan ke depan. Mereka menginginkan MBG tetap disalurkan kepada anak-anak di rumah.
"Anak-anak tetap membutuhkan asupan gizi meskipun sekolah sedang libur. Karena itu kami mengusulkan agar makanan dapat diantarkan langsung ke rumah atau disalurkan melalui orang tua mereka," ucap Sawaludin.
Pada kesempatan yang sama, mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, Nurhidayah menyatakan bahwa MBG memberikan manfaat yang banyak bagi warga. Sehingga layak untuk dilanjutkan.
"Program MBG ini telah menunjukkan dampak yang bagus di tengah-tengah masyarakat kita, oleh karena itu sangat patut untuk kita dukung terus berlanjut," tandasnya.
Menanggapi tuntutan tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan akan menyerap aspirasi publik. Usulan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah pusat selaku pengelola MBG.
“Apa yang menjadi program pemerintah pusat, maka kami (Pemprov NTB) wajib mendukung,” tandasnya.